Menurut profilnya, ia belajar teknik mesin di California Institute of Technology (Caltech), sebelum lulus dengan gelar master dalam ilmu komputer dari California State University pada tahun 2025.
Caltech mengkonfirmasi kepada CBS melalui email bahwa Allen telah lulus dari institut tersebut pada tahun 2017, tetapi tidak memberikan detail lebih lanjut.
Seorang profesor ilmu komputer yang mengajar Allen di California State University menggambarkannya sebagai "berbicara lembut, sangat sopan, orang yang baik".
"Saya sangat terkejut melihat berita ini," katanya kepada kantor berita Associated Press.
Apa dakwaan terhadap Allen?
Ia didakwa dengan percobaan pembunuhan, serta membawa senjata api antar negara bagian untuk melakukan kejahatan dan menembakkan senjata api dalam kejahatan kekerasan.
Jaksa penuntut menduga bahwa Allen berlari melewati detektor logam sambil memegang senjata api panjang di pos pemeriksaan keamanan di hotel. Mereka mengatakan seorang agen Secret Service yang diidentifikasi sebagai Petugas VG ditembak sekali di dada, tetapi ia mengenakan rompi anti peluru pada saat itu. Belum jelas siapa yang menembak petugas tersebut.
Petugas tersebut membalas tembakan ke arah Allen, yang jatuh tetapi pada akhirnya tidak terkena tembakan apa pun, menurut dokumen tersebut.
Dokumen pengadilan merinci kronologi pergerakan Allen, termasuk perjalanan kereta api yang berangkat dari Los Angeles pada 21 April, melewati Chicago dan tiba di Washington pada 24 April.
Dokumen tersebut juga berisi email yang diduga dijadwalkan Allen untuk dikirim kepada keluarga dan majikannya, yang merinci siapa saja yang menjadi target di acara tersebut.




KOMENTAR ANDA