post image
Foto: Tasnim News
KOMENTAR

Puing-puing pesawat nirawak (drone) mata-mata Israel jenis Orbiter yang sebelumnya ditembak jatuh oleh pertahanan udara Iran akhirnya berhasil ditemukan. Penemuan sisa-sisa badan pesawat tersebut berlokasi di Provinsi Hormozgan, yang terletak di bagian selatan negara Iran.

Proses penemuan puing drone ini terlaksana berkat kerja sama antara unit pertahanan dengan kelompok angkatan laut penjaga perbatasan dari Komando Penegakan Hukum Iran di Provinsi Hormozgan. Penemuan ini menjadi bukti fisik dari insiden penyusupan udara yang sebelumnya sempat terdeteksi oleh radar pertahanan Iran.

Pihak otoritas keamanan Iran mengonfirmasi bahwa pesawat nirawak milik rezim Zionis tersebut memang digunakan untuk misi spionase dan pengintaian. Keberadaan drone tersebut di wilayah kedaulatan Iran dianggap sebagai pelanggaran serius yang memicu aksi respons dari unit pertahanan udara.

Pesawat nirawak jenis Orbiter ini dikenal memiliki kemampuan untuk menghindari deteksi radar. Meski demikian, unit pertahanan udara Angkatan Darat Iran berhasil melacak dan melumpuhkannya sebelum drone tersebut mencapai target misinya di wilayah tenggara negara tersebut.

Target tersebut berhasil dijatuhkan oleh sistem pertahanan udara khusus yang dirancang untuk mendeteksi ancaman di ketinggian dan jarak tertentu. Hingga saat ini, spesifikasi teknis mengenai sistem pertahanan yang digunakan tersebut masih dirahasiakan oleh para pejabat di zona operasional pertahanan udara wilayah tenggara yang bermarkas di Bandar Abbas.

Para pejabat militer Iran menegaskan bahwa dengan pengoperasian sistem pertahanan ini, tidak ada lagi drone penyusup yang mampu menembus langit wilayah mereka. Area pengawasan tersebut mencakup bentangan luas mulai dari Teluk Persia, kepulauan sekitarnya, hingga seluruh wilayah selatan dan tenggara Iran.

Keberhasilan menembak jatuh dan menemukan puing-puing drone mata-mata ini dipandang sebagai unjuk kekuatan sistem pertahanan udara Iran. Hal ini sekaligus memberikan pesan tegas kepada pihak luar bahwa kedaulatan ruang udara mereka di kawasan sensitif tersebut terjaga dengan ketat dari segala bentuk aksi spionase.


Trump Minta Negosiator AS Tidak Buru-buru Bikin Deal dengan Iran

Sebelumnya

Iran Tempuh Jalur Damai dengan Kekuatan dan Diplomasi Bermartabat

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Dunia