Peristiwa ini membawa pesan yang jelas bagi generasi mendatang: tanggung jawab publik harus terbuka bagi siapa saja yang memiliki kompetensi, kelayakan, dan tekad untuk melayani bangsa. Proses yang telah ditempuh Maroko selama beberapa tahun terakhir secara bertahap telah memungkinkan perempuan untuk mencapai posisi-posisi penuh tanggung jawab.
Oleh karena itu, pengangkatan Ibu Fatima Ezzahra El Mansouri sebagai Kepala Pemerintahan harus dipahami sebagai kelanjutan dari proses panjang yang telah berjalan, dan bukan sebagai pengecualian yang berdiri sendiri.
Kekuatan dari momen ini justru terletak pada kemungkinan bahwa apa yang hari ini merupakan preseden bersejarah, esok hari dapat menjadi fitur yang normal dan lumrah dalam kehidupan institusional Kerajaan.
Pada intinya, hal ini sejalan dengan visi visioner Yang Mulia Raja Mohammed VI—semoga Allah menolong Beliau—yang didasarkan pada upaya mendampingi evolusi masyarakat, membuka jalan bagi talenta, mengembangkan institusi, sekaligus menjaga kesinambungan dan stabilitas Negara.



KOMENTAR ANDA