post image
KOMENTAR

Gedung Putih mengumumkan pada Februari 2018 bahwa mereka mencapai kesepakatan dengan Boeing mengenai pengembangan dua pesawat baru Air Force One. Presiden meminta pesawat siap pada 2021, pada awal masa jabatan keduanya, tiga tahun lebih cepat dari rencana awal 2024.

Pengembangan pesawat ini menjadi sumber kontroversi dalam minggu-minggu setelah pemilihan Trump, apalagi diketahui biaya yang dibutuhkannya benar-benar melangit. Trump kemudian menyadari hal itu, dengan mengatakan, biaya pesawat 747 baru yang dikembangkan oleh Boeing sungguh 'di luar kendali' dan dia akhirnya  membatalkan pengembangan.


Mahkota Peradaban adalah Kemanusiaan

Sebelumnya

60 Tahun Kunjungan Kim Il Sung, Megawati Saksi Sejarah

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Histoire