post image
Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara, Jumat, 13 Maret 2026.
KOMENTAR

Penutup

Pernyataan Presiden Prabowo tentang langkah-langkah adaptif negara lain seharusnya tidak berhenti sebagai bahan perbandingan. Namun harus menjadi titik awal refleksi: apakah Indonesia siap melakukan langkah serupa atau bahkan lebih berani?

Memang, tidak semua kebijakan bisa diadopsi mentah-mentah. Namun, semangat di balik kebijakan tersebut yakni keberanian untuk berhemat, berkorban, dan berpihak pada rakyat adalah nilai universal yang relevan dalam situasi apa pun.

Pada akhirnya, krisis bukan hanya soal ancaman, tetapi juga peluang. Peluang untuk merapikan negara, memperkuat fondasi, dan membangun kepercayaan publik. 
Pertanyaannya kini sederhana: apakah kita cukup berani untuk berubah?


Gejolak Timur Tengah: Kebijakan Imigrasi Sebagai Instrumen Resiliensi Ekonomi

Sebelumnya

Prabowo: Perang yang Sangat Panjang Jadi Skenario Terburuk di Timur Tengah

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Nasional