Kim Jong Un kembali terpilih sebagai Presiden Urusan Negara Republik Demokratik Rakyat Korea, dalam sebuah pemilihan yang diselenggarakan Majelis Rakyat Tertinggi Korea Utara pada Sidang Pertama, kegiatan urusan negara pertama dari masa jabatan ke-15, pada tanggal 22 Maret.
Dalam keterangan yang disiarkan Kantor Berita KCNA disebutkan bahwa “Pemilihan presiden Urusan Negara Republik Demokratik Korea yang mewakili negara dan rakyatnya adalah urusan negara terpenting yang diputuskan oleh badan kekuasaan tertinggi atas nama kehendak bulat seluruh rakyat Korea untuk nasib dan masa depan puluhan juta orang, martabat dan kekuatan abadi DPRK, dan untuk memimpin periode perintis besar pembaruan nasional yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah pendiriannya menuju kejayaan abadi.”
Juga dikabarkan bahwa Aula Majelis Pyongyang dipenuhi dengan kesadaran politik yang luar biasa dan antusiasme revolusioner dari para deputi SPA yang akan memutuskan secara bertanggung jawab urusan negara terpenting yang memiliki signifikansi politik besar dalam menjamin secara andal tujuan abadi revolusi Juche berdasarkan misi dan hak yang dipercayakan oleh zaman dan rakyat.
“Majelis Rakyat Tertinggi ke-15 dengan khidmat menyatakan di dalam dan luar negeri keputusan bersejarah untuk memilih Kamerad Kim Jong Un, pemimpin terkemuka revolusi Juche, sebagai pemimpin tertinggi Republik, yang mencerminkan kehendak dan keinginan bulat seluruh rakyat Korea,” tulis KCNA lagi.
Penghargaan yang tinggi terhadap Kim Jong Un sebagai kepala DPRK kita yang mulia merupakan peristiwa politik yang harus dicatat secara khusus dalam sejarah aktivitas kekuasaan negara kita, dan peristiwa revolusioner penting lainnya yang disambut baik oleh rakyat Korea dalam rangka mengantarkan periode baru peningkatan kemakmuran nasional di sepanjang jalan terang yang ditunjukkan oleh Kongres Kesembilan Partai Buruh Korea.
Pemilihan Kim Jong Un, pemikir-teoretikus paling terkemuka di dunia saat ini, ahli strategi hebat pembangunan negara dan ahli dalam penciptaan dan perubahan, sebagai pemimpin tertinggi negara kita membuka prospek yang kokoh untuk lebih memperkuat pemerintahan Republik sebagai senjata politik yang ampuh untuk membangun kekuatan besar dan mewujudkan cita-cita dan aspirasi besar sejak dini.
Keyakinan dan tekad yang teguh dari seluruh rakyat dan personel militer di negara ini semakin menguat bahwa sosialisme ala Korea akan selalu menang dan tujuan bersejarah membangun negara yang kaya dengan tentara yang kuat pasti akan tercapai ketika mereka maju, selalu menjunjung tinggi Kamerad Kim Jong Un di pucuk pimpinan revolusi, yang telah membuka masa depan cerah bagi semua generasi sambil membawa perubahan besar dan kemenangan besar yang belum pernah terjadi sebelumnya hanya dalam perjuangan suci Partai dan negara kita.
Di bawah bimbingannya sebagai kepala negara, DPRK akan makmur sebagai negara rakyat yang bermartabat dan kekuatan yang independen secara politik, mandiri secara ekonomi, dan mandiri dalam pertahanan nasional, maju di sepanjang jalan perintis yang paling suci dan berani. Demikian KCNA.



KOMENTAR ANDA