post image
Peringatan Kongres Ke-9 Partai Pekerja Korea di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa, 31 Maret 2026, diisi dengan kegiatan nonton bersama pictorial magazine Korea.
KOMENTAR

Kongres ke-9 Partai Pekerja Korea yang diselenggarakan bulan tanggal 19 dan 20 Februari 2026 lalu merupakan salah satu tonggak penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan Korea. 

Kongres yang diselenggarakan di Balai Budaya, Pyongyang, itu selain mengevaluasi pencapaian ekonomi, juga merevisi aturan partai, dan kembali menetapkan Kim Jong Un sebagai pemimpin tertinggi Partai. Kongres yang dihadiri sekitar 5.000 delegasi juga menekankan transisi ekonomi positif serta peningkatan pertahanan di tengah tekanan eksternal.

Demikian disampaikan Chargė D’affaires Ad Interim Kedutaan Besar Republik Rakyat Korea di Jakarta, So Kwang Yun, dalam sambutannya pada peringatan Kongres Ke-9 Partai Pekerja Korea yang diselenggarakan di Hotel Indonesia Kempinsky, Jakarta, Selasa malam, 31 Maret 2026. 

Peringatan dihadiri sekitar 60 orang dari berbagai kalangan, seperti diplomat dari Kedutaan Besar Federasi Rusia dan Republik Demokratik Rakyat Laos, serta Kementerian Luar Indonesia. 

Juga hadir Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah dan Ketua Perhimpunan Persahabatan Indonesia-RRD Korea Teguh Santosa, serta masyarakat Korea Utara di Indonesia. 

Sebelum santap malam, peserta kegiatan menyaksikan pictorial magazine Korea yang menurunkan laporan tentang jalannya Kongres Ke-9 Partai Pekerja Korea, termasuk kegiatan Kim Jong Un, bersama putrinya Kim  Ju Ae, latihan menembak dengan menggunakan senjata laras panjang produksi Korea Utara.


Indonesia Minta PBB Investigasi Serangan yang Tewaskan 3 Prajurit TNI, Dubes Umar Hadi: Kami Tidak Butuh Alasan dari Israel

Sebelumnya

IRGC: Laksda Tangsiri, Tokoh Kunci “Pertahanan Suci Ketiga”, Gugur dalam Serangan Besar

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Dunia