Sebuah pesawat militer Australia jenis C-27J Spartan terpaksa melakukan pendaratan darurat di Bandara Longreach, Queensland Tengah, pada Minggu siang setelah terdeteksi adanya kepulan asap di dalam kabin.
Pesawat tersebut diketahui lepas landas dari Darwin dengan tujuan Brisbane. Namun, saat berada di sekitar wilayah Longreach, awak pesawat mendeteksi tanda-tanda kemunculan asap.
Dikutip dari ABC, insiden itu dilaporkan pada pukul 13.00 kepada layanan darurat. Mendapatkan laporan ini, sejumlah petugas pemadam kebakaran dan ambulans segera dikerahkan ke lokasi untuk bersiaga. Dua puluh menit kemudian, pesawat berhasil mendarat dengan selamat di Bandara Longreach.
Pihak Departemen Pemadam Kebakaran Queensland (QFD) mengonfirmasi bahwa meski asap terlihat di dalam pesawat, tidak ditemukan adanya api yang berkobar. Berdasarkan laporan awal, insiden ini diduga kuat dipicu oleh gangguan arus pendek listrik.
Menariknya, sumber masalah tersebut diyakini berasal dari oven gelombang mikro (microwave) yang berada di dalam pesawat. Petugas kini telah mengisolasi dan memeriksa perangkat dapur tersebut untuk memastikan keamanan.
Pernyataan Resmi ADF
Juru bicara Angkatan Pertahanan Australia (ADF) menyatakan bahwa pengalihan pendaratan ke Longreach dilakukan segera setelah "asap terdeteksi di area kargo".
“Pesawat telah mendarat dengan selamat dan seluruh personel dilaporkan dalam kondisi baik,” ungkap juru bicara tersebut.
Hingga saat ini, pemeriksaan lebih lanjut tengah dilakukan sebelum pesawat diizinkan kembali mengudara menuju tujuan akhirnya di Brisbane.




KOMENTAR ANDA