post image
KOMENTAR

Sebuah pesawat ringan jenis Sunward SA 60L Aurora dilaporkan menabrak gedung pencakar langit tertinggi di Beijing, CITIC Tower atau China Zun, pada Jumat, 26 Juni 2026. Insiden dramatis ini terjadi di ibu kota Tiongkok dan menyebabkan kepanikan di area sekitar lokasi kejadian.

CITIC Tower, yang memiliki ketinggian 109 lantai, mengalami kerusakan pada bagian tengah bangunan akibat tabrakan tersebut. Rekaman video yang beredar menunjukkan bagian ekor pesawat menonjol keluar dari lubang yang tercipta di sisi gedung, tepatnya di sekitar lantai 65.

Sesaat setelah benturan terjadi, puing-puing dari pesawat dan bagian gedung berjatuhan ke jalanan di bawahnya. Kejadian ini memicu evakuasi massal terhadap seluruh penghuni gedung, sementara personel pemadam kebakaran, ambulans, dan kepolisian segera dikerahkan ke lokasi.

Pesawat dengan registrasi B-12PP ini diketahui lepas landas dari Bandara Beijing Shifosi dan dimiliki oleh Pioneer Flying School. Berdasarkan laporan, pesawat tersebut seharusnya menjalani penerbangan sekitar 20 menit sebelum insiden terjadi.

Penyelidikan awal menunjukkan bahwa pesawat sempat menyimpang dari jalur penerbangan yang direncanakan. Laporan tidak terkonfirmasi dari FL360aero juga menyebutkan bahwa transponder pesawat dimatikan tepat sebelum tabrakan berlangsung.

Saat berada dalam lalu lintas udara untuk kembali ke Landasan Pacu 18 di Shifosi, pilot dilaporkan gagal mengikuti pola pendaratan yang diwajibkan. Pesawat kemudian menyimpang dari ruang udara lokal dan berbelok sekitar 270 derajat menuju pusat kota.

Insiden ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai sistem keamanan, mengingat adanya peraturan ketat yang melarang penggunaan drone dan pesawat terbang di atas wilayah ibu kota Tiongkok. Banyak pihak mempertanyakan bagaimana pesawat tersebut bisa terbang menuju pusat kota tanpa adanya tindakan pencegahan lebih lanjut.

Otoritas kepolisian bergerak cepat untuk mengidentifikasi pilot yang mengoperasikan pesawat nahas tersebut. Dugaan awal mengarah pada seorang individu bernama Kapten Liu Junhua, yang identitasnya mulai diselidiki melalui pemeriksaan kendaraan pribadinya.

Pihak berwenang telah menemukan mobil milik individu tersebut, sebuah Buick Enclave CXL, dan melakukan pemeriksaan terhadap barang-barang di dalamnya untuk mencari kaitan langsung dengan kecelakaan. Meskipun kepemilikan kendaraan tersebut belum dapat dikonfirmasi sepenuhnya, penyelidikan terus dilakukan.

Menurut laporan Financial Times, nama Liu tercatat memegang posisi manajerial di salah satu anak perusahaan CITIC Bank, bank yang menjadi nama gedung tersebut. Hingga saat ini, jumlah korban jiwa maupun luka-luka akibat peristiwa tersebut masih belum diketahui secara pasti.


Dipastikan, Trump Terbang Perdana dengan Air Force One Baru dari Qatar Pekan Depan

Sebelumnya

Pilot Kejang-kejang, Pesawat Ini Mendarat Darurat

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel AviaNews