post image
USS Hopper (DDG-70)
KOMENTAR

Namanya Grace Hopper. Dia dikenal sebagai tokoh paling berpengaruh dalam sejarah ilmu komputer. Lahir pada tahun 1906 di New York City, ia menunjukkan ketertarikan yang besar pada bidang matematika dan sains sejak usia muda. Semangat belajar yang tinggi membawanya meraih gelar doktor (Ph.D.) di bidang matematika dari Universitas Yale pada tahun 1934, sebuah pencapaian yang sangat langka bagi perempuan pada masa itu.

Ketika Perang Dunia II pecah, panggilan jiwa nasionalisme mendorong Hopper untuk bergabung dengan Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) pada tahun 1943. Ia ditugaskan di unit komputasi dan ditempatkan di Universitas Harvard untuk bekerja dengan komputer Mark I, salah satu komputer elektromekanis pertama di dunia. Di sinilah karier cemerlangnya di dunia pemrograman komputer resmi dimulai.

Bersama timnya di Harvard, Grace Hopper menulis manual operasi untuk komputer Mark I setebal lebih dari 500 halaman. Selama masa-masa awal ini, ia dan rekan-rekannya tidak sengaja menemukan seekor ngengat (moth) yang terjepit di dalam sakelar relai komputer, yang menyebabkan sistem mengalami kegagalan fungsi. Peristiwa ini melahirkan istilah "debugging" untuk proses pencarian dan perbaikan kesalahan dalam kode program.

Kontribusi terbesar Grace Hopper bagi dunia teknologi adalah gagasannya mengenai bahasa pemrograman yang menggunakan kata-kata bahasa Inggris, alih-alih kode mesin berupa angka biner yang rumit. Pada masa itu, pemrograman hanya bisa dilakukan dengan memasukkan deretan angka 0 dan 1 yang sangat melelahkan dan rentan terhadap kesalahan manusia.

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia memelopori pengembangan salah satu kompiler pertama di dunia yang disebut A-0 System pada tahun 1952. Kompiler ini berfungsi sebagai penerjemah yang mengubah kode sumber berbasis teks menjadi bahasa mesin yang dapat dipahami oleh perangkat keras komputer, membuka jalan bagi terciptanya bahasa pemrograman tingkat tinggi.

Puncak dari visi revolusioner tersebut adalah keterlibatannya yang mendalam dalam perancangan bahasa pemrograman COBOL (Common Business-Oriented Language) pada akhir tahun 1950-an. COBOL dirancang agar dapat digunakan secara universal di berbagai jenis komputer komersial dan mudah dibaca oleh manusia, menjadikannya standar industri untuk sistem keuangan dan bisnis selama berpuluh-puluh tahun.

Selain pencapaian teknisnya, Grace Hopper juga dikenal sebagai seorang pendidik yang ulung dan visioner. Ia sering mengilustrasikan konsep waktu komputasi yang sangat cepat dengan membagikan potongan kawat pendek yang disebutnya sebagai "nanodetik"—jarak yang ditempuh cahaya dalam waktu sepersekian detik—untuk menjelaskan mengapa efisiensi dalam penulisan perangkat lunak sangat penting.

Dedikasinya yang luar biasa membuat karier militernya berlangsung sangat panjang. Ia pensiun dari Angkatan Laut AS beberapa kali, namun selalu dipanggil kembali karena keahliannya yang luar biasa, hingga akhirnya pensiun dengan pangkat Laksamana Muda (Rear Admiral) pada usia 79 tahun, menjadikannya salah satu perwira wanita berpangkat tertinggi di masanya.

Sepanjang hidupnya, Grace Hopper menerima berbagai penghargaan bergengsi, termasuk National Medal of Technology yang dianugerahkan kepadanya oleh Presiden George H.W. Bush pada tahun 1991. Setahun setelah kematiannya pada tahun 1992, sebuah kapal perusak Angkatan Laut AS, USS Hopper (DDG-70), dinamai untuk menghormati jasa-jasa besarnya.

Hingga hari ini, warisan Grace Hopper tetap hidup di setiap baris kode modern yang kita gunakan. Perjuangannya mendobrak batasan gender di bidang sains dan teknologi serta visinya membuat komputer dapat diakses oleh semua kalangan telah mengubah wajah dunia secara permanen, menginspirasi jutaan perempuan dan programmer di seluruh dunia.


Serangan Israel yang Hancurkan USS Liberty Masih Misteri

Sebelumnya

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Histoire