post image
Tim yang membawa black box Sriwijaya Air SJ-182 ke JICT/RMOL
KOMENTAR

Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) Armada I TNI AL berhasil menemukan kotak hitam atau black box pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu.

Saat ini, Selasa petang (12/1), black box pesawat rute Jakarta-Pontianak yang hilang kontak pada Sabtu siang (9/1) itu, sedang dibawa menuju darat.

Barang yang berisi rekaman suara ini akan dibawa ke dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta.

Penemuan plack box ini diharapkan bisa mengungkap misteri penyebab jatuhnya pesawat yang berdasarkan manifes mengangkut 62 orang kru dan penumpang.

Black box adalah istilah umum yang digunakan dalam industri penerbangan untuk merekam data selama pesawat diterbangkan. Walaupun disebut kotak hitam, nyatanya black box dibalut warna yang terang menyala atau cerah agar mudah teridentifikasi dalam operasi pencarian.

Untuk diketahui, black box terdiri dari dua kombinasi perangkat yaitu CVR (Cockpit Voice Recorder) dan FDR (Flight Data Recorder).

Dikutip dari Flight Radar 24, FDR berfungsi merekam beragam data tentang semua aspek pesawat saat terbang, sementara CVR merekam percakapan di dek penerbangan dan suara-suara seperti transmisi radio dan alarm otomatis.

Close X

Analisa Kapten Vincent: Kecil Kemungkinan Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air Karena Sabotase

Sebelumnya

Walau Black Box Tidak Lengkap, Analisa Kecelakaan Sriwijaya Air Masih Bisa Dilakukan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel AviaNews