post image
Foto kiri: Sekjen Kemhan RI Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto menyerahkan hadiah juara 1. Foto kanan: Direktur Teknologi dan Pengembangan Dahana, Suhendra Yusuf RPN.
KOMENTAR

BUMN strategis Dahana mencatat prestasi baru. Kamikaze Drone yang dirancang perusahaan pelat merah itu berhasil menjuarai Lomba Inovasi Teknologi Pertahanan 2022 yang diselenggarakan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertahanan RI.

Tropi dan uang pembinaan dari Kemhan RI diserahkan Sekjen Kemhan RI Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto kepada Manajer Perancangan Fasilitas dan Teknologi Alat Fasilitas Dahana, Shahibuddin Ma’ruf di Balitbang Kemhan RI, Kamis siang (11/8). Direktur Utama DAHANA, Wildan Widarman ikut mendampingi ketika tropi diserahkan kepada Ma’ruf.

Lomba yang digelar Balitbang Kemhan RI itu bertema “Penelitian dan Pengembangan serta Inovasi Teknologi Pertahanan dalam Mewujudkan Kemandirian Alutsista” diikuti lebih dari 100 perserta.

Ketika menerima hadiah, Ma’ruf membuka “rahasia” bahwa “otak” di balik pembuatan Kamikaze Drone adalah Direktur Teknologi dan Pengembangan Dahana, Suhendra Yusuf RPN. Rencana pembuatan drone mulai dibicarakan tahun lalu, dan kemudian dikerjakan secara kolaboratif antara Dahana dengan Aero Terra.

“Sebenarnya, Kamikaze Drone itu bukan saya sendiri, tim yang mengerjakan, gagasan awalnya adalah bagaimana menggabungkan teknologi yang sedang hit (drone) dengan lini bisnis Dahana (bahan peledak), sehingga dapat menghasilkan drone yang dapat meledak secara presisi,” ungkap Ma’ruf.

Ma’ruf juga menjelaskan, dirinya mulai mematangkan konsep Kamikaze Drone beberapa bulan lalu, yang berasal dari tahap awal Rajata (Kamikaze Drone Dahana). Dalam waktu beberapa bulan, dirinya berhasil membuat konsep teknologi dan konsep senjata yang terwujud dalam bentuk Rajata, dan akhirnya dapat memenangkan juara 1.

“Saya juga tidak menduga dapat bersaing dengan 131 peserta dan masuk ke dalam 12 finalis, dimana para finalis memiliki pengalaman dan gelar yang mentereng dan hebat-hebat. Kemudian saya diminta untuk presentasi dan berusaha memberikan yang terbaik, akhirnya terpilih menjadi juara 1, ini tidak lepas dari campur tangan Allah,” tambahnya.

Ia juga berharap, Kamikaze Drone atau Rajata, tidak hanya berhenti di hasil litbang, namun dapat disempurnakan dan diproduksi secara masal. Sehingga dapat memberikan kontribusi bagi negara, khususnya mewujudkan kemandirian Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) nasional, seperti yang diamanahkan oleh Presiden dalam peresmian holding BUMN DEFEND ID. Selain itu, ia juga berharap, kemenangannya ini dapat memberi semangat untuk berinovasi di kalangan insan Dahana.

“Inovasi adalah kebutuhan setiap perusahaan, tanpa inovasi usaha itu akan mati, dengan adanya inovasi baik produk, peralatan, layanan, dan segala lini bisnis, akan mengembangkan Dahana ke depannya, kepada rekan-rekan, ayo kita sama sama berinovasi, jangan jadikan inovasi hanya karena lomba, tapi karena kebutuhan dan karena kebiasaan,” pungkasnya.


Ilmuan Rusia Peringatkan Potensi Bahaya dari Pecahan Satelit Galaxy 11 AS yang Hancur di Orbit

Sebelumnya

Bawa 34 Satelit Starlink, Roket Falcon 9 SpaceX Berhasil Diluncurkan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Technology