Maskapai Arab Saudi, Saudia, mengoperasikan Boeing 787-9 Dreamliner untuk menghubungkan Jeddah dan Denpasar, melalui Singapura dengan nomor penerbangan SV856.
Penerbangan perdana pada 1 Syawal 1446 H atau 31 Maret 2025 M membawa 118 penumpang. Saudia yang tinggal landas dari Bandara Changi, Singapura, mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, pada pukul 19.42 WITA.
Kurang dari 3 jam kemudian, pada pukul 22.06 WITA, pesawat yang sama kembali terbang menuju Singapura menggunakan nomor penerbangan SV857. Sebanyak 113 penumpang ikut dalam penerbangan itu.
Pesawat Dreamliner yang dioperasikan Saudia ini memiliki kapasitas 24 kursi kelas bisnis dan 274 kursi kelas ekonomi.
Saudia dijadwalkan melayani penerbangan ke Denpasar sebanyak tiga kali dalam seminggu, yakni pada Senin, Rabu, dan Jumat.
Pihak maskapai dalam keterangannya mengatakan, rute penerbangan ini merupakan dukungan signifikan terhadap sektor pariwisata dan perjalanan ibadah antara Arab Saudi dan Indonesia.
“Rute baru ini mencerminkan komitmen kami dalam memperkuat konektivitas antara Timur Tengah dan Asia Tenggara,” ujar Country Manager Saudia untuk Indonesia, Singapura, Australia, dan Selandia Baru, Faisal Alallah, dalam keterangan yang diterima redaksi Zona Terbang.
Dalam keterangan terpisah yang diterima redaksi, Gubernur Provinsi Bali, Wayan Koster, mengatakan dirinya yakin rute penerbangan ini akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Bali, khususnya dari Arab Saudi.
Menurut data Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, sepanjang 2024 lalu sebanyak 14 ribu turis dari Arab Saudi berkunjung ke Bali. Sementara dalam tiga bulan pertama 2025, tercatat sebanyak 3 ribu turis dari Saudi Arabia telah berkunjung ke Bali.
“Melihat data-data kunjungan wisatawan yang datang ke Bali, bisa disimpulkan bahwa jumlah kedatangan WNA Arab Saudi semakin meningkat. Dengan adanya penerbangan ini, tentu kami berharap jumlah kunjungan wisatawan akan semakin bertambah,” lanjut Koster.
Adapun CEO Region II PT Angkasa Pura Indonesia, Wahyudi, mengatakan, para penumpang dalam penerbangan Saudia Airlines tidak berhenti di Bali saja, melainkan juga dapat mengeksplorasi destinasi wisata sekitar Bali seperti Lombok dan Labuan Bajo
“Kami berharap dengan bertambahnya penerbangan ini konektivitas internasional di Pulau Bali semakin baik dan pariwisata di Indonesia terus meningkat,” katanya.


KOMENTAR ANDA