post image
Ilustrasi
KOMENTAR

Jika Sumatera ingin bertahan sebagai ruang hidup, bukan sekadar ruang produksi, maka perubahan harus bersifat mendasar. Pengakuan hak masyarakat adat, pembatasan tegas ekspansi monokultur, pengendalian pertambangan, dan penegakan hukum lingkungan bukan pilihan moral, melainkan syarat keberlanjutan.

Tanpa itu, Sumatera akan terus bergerak menuju senyapnya dimana hutan hilang, sungai mati, dan peradaban runtuh perlahan disaksikan, tetapi jarang dicegah.


Prabowo: Perang yang Sangat Panjang Jadi Skenario Terburuk di Timur Tengah

Sebelumnya

ISKI dan Arah Komunikasi Pemerintah di Era Disrupsi Informasi

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Nasional