post image
Prabowo Subianto bertemu dengan Joko Widodo di Solo, 13 Oktober 2024.
KOMENTAR

Akibatnya elite lama melemah. Negara kehilangan pusat kendali.

Akibatnya USSR runtuh. Negara pecah menjadi 15 republik. Gorbachev membongkar cepat struktur lama tanpa basis ideologis baru sehingga terjadi kehancuran sistem.

Tindakan frontal penguasa beresiko tinggi bila:

  1. Dilakukan sebelum elite solid
  2. Kontrol militer belum solid
  3. Tanpa legitimasi ideologis
  4. Dalam situasi ekonomi(krisis ekonomi)
  5. Melawan banyak faksi sekaligus

Bagaimana Sikap dan Tindakan Prabowo

Prabowo mungkin  memilih model kombinasi ke 2 dan ke 3 (Kooptasi dan Erosi Bertahap), tidak menggunakan pendekatan Model Frontal, bukan karena takut, tapi karena basis kekuasaannya belum sepenuhnya “solid secara  ideologis”.

Elite lama masih kuat (jaringan politik, bisnis/dana melimpah, aparat yang masih loyal ke rezim lama, oligarki yang masih loyal ke rezim lama yang berjasa memperkaya mereka). Aparat belum sepenuhnya satu komando ideologis. Oligarki lintas rezim masih bercokol.

Prabowo memilih jalan kompromi dengan rezim lama, karena soal “balas budi”, sembari sekali kali melakukan politik pukul dan rangkul. Karena itu Prabowo memilih kombinasi Kooptasi dan Erosi Bertahap (model 2 dan 3) yang merupakan cara memecah lawan tanpa menyatukan mereka. Menghindari trigger chaos.

Kalau model Frontal ditempuh diduga akan terjadi keributan besar yang akan membuat kekuasaan berada pada situasi konflik besar sehingga program kerakyatan MBG, Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih, pembangunan rumah rakyat, penertiban lahan dll akan berantakan. Rakyat akan tambah terlantar.

Kritik elit tentang penindakan terhadap rezim lama sementara diabaikan sembari sebagian borok rezim lama dibuka lewat proses hukum dan tindakan hukum.

Tokoh-tokoh rezim lama dan rencana rezim lama akan dibiarkan “hangus” seiring waktu. Mungkin pada periode kedua semua beban beban atas  rezim lama akan berakhir secara alamiah. Hangus seiring waktu.

Tentu dengan catatan Prabowo tetap sehat dan panjang umur. Tulisan ini pun tentu bebas untuk dikritisi dan dibantah.


Pidato Prabowo di Davos Singgung Peninggalan Rezim Terdahulu dan McDonald’s

Sebelumnya

Bagaimana India Melihat Indo-Pasifik

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Nasional