Iran dan Amerika Serikat telah mencapai kemajuan berarti dalam putaran ketiga pembicaraan damai di Jenewa, Swis.
Hal itu disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, hari Kamis, 26 Februari 2026.
Menurut dia dalam kesempatan itu seperti dikutip dari Middle East Monitor, Araghchi mengatakan kedua negara telah mencapai “pemahaman” pada beberapa isu, sementara perbedaan masih ada pada isu lainnya. Acara tersebut diliput oleh televisi pemerintah Iran.
“Putaran negosiasi ini membahas isu-isu yang sangat penting, dan hari ini saya dapat mengatakan bahwa kita menyaksikan salah satu sesi negosiasi yang paling signifikan dan terpanjang. Pertemuan berlangsung sekitar empat jam di pagi hari dan dua jam di sore hari,” Araghchi menambahkan.
“Secara keseluruhan, kami telah mencapai kemajuan yang baik dan telah memulai diskusi serius tentang ketentuan perjanjian, baik tentang masalah nuklir maupun sanksi,” sambungnya.
Ia menambahkan bahwa di beberapa bidang, kedua pihak sangat dekat untuk mencapai kesepakatan, meskipun masih ada beberapa perbedaan. “Kedua pihak menunjukkan keseriusan yang lebih besar dalam mencari solusi melalui negosiasi dibandingkan dengan masa lalu,” katanya.
Araghchi menegaskan bahwa pembicaraan tingkat teknis akan dimulai di Wina Senin depan dan mengatakan putaran negosiasi berikutnya diharapkan segera, mungkin dalam waktu seminggu.


KOMENTAR ANDA