post image
Budayawan dan Pendiri MURI Jaya Suprana
KOMENTAR

Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI

SEMULA saya menduga geologi sama saja dengan geografi yang sejak SD saya pelajari di sekolah. Ternyata saya keliru. Adalah mantan deputi Menristek merangkap mahaguru iptek saya DR Idwan Suhadi yang pertama memperkenalkan James Hunt sang Bapak Geologi Modern yang mensinthesakan beragam oses terjadinya bumi.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia istilah geologi bermakna ilmu tentang komposisi, struktur, dan sejarah bumi; geologi bulan ilmu tentang komposisi, struktur, dan sejarah bulan; geologi minyak cabang geologi ekonomi yang berhubungan dengan asal, kejadian, perpindahan, pengumpulan, dan tempat terdapat pencarian minyak dan gas bumi.

Sementara ensiklopedi Brittanica menjelaskan: “geology, the fields of study concerned with the solid Earth. Included are sciences such as mineralogy, geodesy, and stratigraphy.  An introduction to the geochemical and geophysical sciences logically begins with mineralogy, because Earth’s rocks are composed of minerals—inorganic elements or compounds that have a fixed chemical composition and that are made up of regularly aligned rows of atoms.”

Mohon dimaafkan bahwa secara awam dan acak serta tidak sistematis-tersruktur-masif, saya mencoba memelajari beberapa utilitarianisme alias manfaatomologi geologi a.l.:

1. Eksplorasi Sumber Daya Alam

  • Mineral & Logam: Emas, tembaga, nikel, bauksit, dan mineral lainnya menjadi bahan baku industri, teknologi, dan ekonomi. Indonesia misalnya, menjadi produsen nikel terbesar di dunia berkat eksplorasi geologi.
  • Energi: Batubara, minyak bumi, dan gas alam yang menjadi sumber energi utama dunia bersumber dari formasi geologi. Pembangkit listrik, transportasi, dan industri sangat bergantung padanya. Para geolog meneliti lumpur Sidoarjo di mana mereka menemukan kandungan lithium sebagai bahan energi utama mobil listrik, pesawat luar angkasa maupun mobile phone
  • Air Tanah: Geologi membantu menemukan dan mengelola akuifer, sumber air bersih vital bagi pertanian dan konsumsi.

2. Pembangunan Infrastruktur

  • Pemetaan Geologi: Sebelum membangun jalan, bendungan, jembatan, atau gedung tinggi, studi geologi memastikan stabilitas tanah dan risiko bencana (gempa, longsor, likuifaksi).
  • Material Konstruksi: Batuan, pasir, kerikil, dan semen (dari batu kapur) adalah bahan dasar konstruksi.

3. Mitigasi Bencana Alam

  • Prediksi & Pemantauan: Geologi mengidentifikasi zona seismik, gunung api aktif, dan daerah rawan longsor. Contoh: Sistem peringatan dini tsunami di Indonesia (Badan Geologi) setelah tsunami 2004.
  • Pengelolaan Risiko: Informasi geologi digunakan dalam perencanaan tata ruang dan evakuasi.

4. Pemahaman Lingkungan

  • Rekonstruksi Sejarah Bumi: Fosil, batuan, dan lapisan tanah memberi wawasan tentang evolusi kehidupan, perubahan iklim, dan pergerakan benua. Ini penting untuk model perubahan iklim masa kini.
  • Pengelolaan Sumber Daya Berkelanjutan: Memahami siklus geokimia (karbon, nitrogen) membantu mitigasi dampak lingkungan.

5. Penerapan Teknologi

  • Eksplorasi Planet: Prinsip geologi (astrogeologi) digunakan untuk memahami planet lain, misalnya misi ke Mars oleh NASA yang menganalisis bebatuan dan permukaan planet. Elon Musk mempersiapkan planet Mars sebagai hunian penggganti setelah manusia berhasil bukan hanya merusak namun memusnahkan lingkungan hidup planet Bumi. Kiamat buatan manusia.
  • Geofisika & Geokimia: Teknik seperti seismik refleksi (eksplorasi minyak) atau analisis isotop (penanggalan bebatuan) mendukung industri dan riset.

6. Ekonomi & Sosial

  • Pariwisata Geologi: Situs geowisata seperti Kawah Ijen, Bromo, Tangkuban Perahu, atau Danau Toba menarik wisatawan, meningkatkan ekonomi lokal.

7. Pendidikan & Penelitian 

  • Geologi menjadi dasar bagi disiplin ilmu lain (biologi, kimia, teknik sipil, geodesi, mineralogi, stratigrafi, litologi dll} serta membuka lapangan kerja bagi para pendidik dan peneliti.

Dari beragam utilitarianisme alias manfaatomologi tersebut layak disimpulkan bahwa pada hakikatnya geologi bukan terbatas ilmu tentang bebatuan dan fosil saja namun merupakan landasan bagi keberlanjutan peradaban manusia mulai dari kebutuhan dasar (air, energi, material) sampai perlindungan dari bencana dan pemahaman atas bukan terbatas planet bumi namun juga planet-planet lain di semesta galaksi Bima Sakti.


Kaleidoskopi Keistimewaan Ular

Sebelumnya

Trikritik Immanuel Kant

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Jaya Suprana