Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI
SAYA senantiasa heran bagaimana sungai terpanjang bukan hanya di benua Amerika namun mungkin di dunia, bisa dinamakan sebagai Amazon. Setahu saya Amazon adalah nama para serdadu perempuan di dalam mitologi Yunani kuno.
Konon Amazon adalah asal muasal Wonder Woman menurut komik versi DC. Maka saya mencoba menelusuri etimologi dan toponimi Amazon sebagai nama sungai yang geografis bermata air di Peru kemudian bermuara di pantai timur Brazil.
Konon berdasar kesepakatan para sejarawan, orang yang pertama kali memberi nama sungai tersebut sebagai Amazon adalah seorang penjelajah Spanyol bernama Francisco de Orellana pada tahun 1542.
Secara alasanologis Francisco memiliki beberapa pertimbangan menggunakan nama dari mitologi Yunani kuno bagi sungai di Amerika Selatan tersebut.
Selama ekspedisinya menelusuri sebuah sungai di Amerika Latin, Orellana dan pasukannya terlibat dalam pertempuran sengit melawan suku asli (kemungkinan suku Pira-Tapuya) di mana kaum perempuan ikut bertempur bersama kaum lelaki menggunakan busur dan anak panah.
Orellana merasa bahwa keberanian dan ketangguhan para pejuang perempuan tersebut sangat mirip bangsa Amazon, yaitu para prajurit perempuan legendaris dalam mitologi Yunani yang pernah gagah perkasa bertarung melawan tidak kurang dari Herakles dan Achilles.
Terkesan oleh peristiwa tersebut, maka secara tanpa mens rea, Fransisco de Orellana memutuskan untuk menamai sungai itu Rio de las Amazonas (Sungai para Amazon), yang kemudian dikenal secara global sebagai Sungai Amazon.
Tidak kalah menarik ketimbang etimologi dan toponimi Amazon adalah latar belakang geografis sungai Amazon itu sendiri. Sebelum bermuara di wilayah timur Brazil (Samudra Atlantik), batang air utama Sungai Amazon secara alami melintasi 2 negara lain, yaitu Peru dan Kolombia.
Mata air Sungai Amazon berada di Pegunungan Andes, Peru. Sungai ini kemudian mengalir melewati perbatasan selatan Kolombia. Memasuki wilayah Brazil, sungai ini mengalir ribuan kilometer melintasi negara tersebut hingga akhirnya bermuara di pantai timur Brazil ke Samudra Atlantik.
Yang lebih menarik adalah secara de facto geografis, batang air utama sungai Amazon memang “hanya” melewati tiga negara yaitu Peru, Kolombia, dan Brazil. Namun juga de facto , basin alias cekungan Sungai Amazon memang secara geografis mencakup wilayah dari total tidak kurang dari minimal 9 negara karena anak-anak sungainya mengalir di wilayah Peru, Kolumbia, Brazil, Ekuador, Bolivia, Venezuela, Guyana, Suriname, dan Guyana Prancis.




KOMENTAR ANDA