post image
Ilustrasi kehadiran ular di antara Adam dan Hawa
KOMENTAR

Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI

ULAR memang popular meski lebih ke arah negatif . Bahkan di dalam Alkitab Genesis terkisah bahwa ular merupakan jelmaan iblis yang merayu Hawa untuk memakan buah terlarang kemudian Hawa merayu Adam untuk ikut memakannya. Alhasil Allah mengusir Adam dan Hawa keluar dari Taman Firdaus demi dibuang ke dunia.

Selanjutnya sampai masa kini mayoritas manusia takut terhadap ular . Para penari ular menjadi citra keberanian dan hanya segelintir manusia yang gemar memelihara ular. Saya pribadi tidak termasuk golongan penggemar ular. 

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia ular adalah binatang melata, tidak berkaki, tubuhnya agak bulat memanjang, kulitnya bersisik, hidup di tanah atau di air, ada yang berbisa ada yang tidak; melangkahi -- , pb melakukan sesuatu yang berbahaya; -- menyusur akar, pb merendahkan diri, tetapi tidak turun martabatnya; sekerat -- sekerat belut, pb orang yang bermuka dua (ikut ke sana kemari); seperti -- kena bedal (palu, pukul), pb tidak tenang (karena marah dan sebagainya); seperti ketiak -- , panjang lanjut (tidak putus-putusnya), pb tidak berketentuan (baik buruknya).

Sementara menurut ensiklopedi Brittanica ular adalah snake, (suborder Serpentes), any of more than 3,400 species of reptiles distinguished by their limbless condition and greatly elongated body and tail. Classified with lizards in the order Squamata, snakes represent a lizard that, over the course of evolution, has undergone structural reduction, simplification, and loss as well as specialization.

Beberapa keistimewaan ular, antara lain:

1. Kemampuan bergerak tanpa kaki: Ular dapat bergerak dengan cepat dan lincah tanpa memiliki kaki, berkat otot-otot yang kuat dan sisik-sisik yang membantu mereka meluncur di permukaan bumi.

2. Kemampuan mengganti kulit: Ular dapat mengganti kulitnya secara periodik, yang membantu mereka menghilangkan parasit dan memperbaiki kerusakan kulit.

3. Kemampuan beradaptasi: Ular dapat beradaptasi dengan lingkungan yang berbeda-beda, dari gurun pasir hingga hutan hujan.

4. Kemampuan berburu: Ular memiliki kemampuan berburu yang sangat baik, dengan menggunakan lidah mereka untuk mendeteksi mangsa dan gigi-gigi yang tajam untuk menangkapnya.

5. Kemampuan membelit Ular memiliki otot di  sekujur tubuh yang sedemian kuat sehingga mampu membelit mangsa sampai remuk selubung tulangnya.

6. Kemampuan membuka mulut Rahang ular bisa membuka diri sehingga mampu menelan mangsa yang tubuhnya jauh lebih besar ketimbang ular.

7. Kemampuan bertahan hidup: Ular dapat bertahan hidup tanpa makanan selama beberapa bulan, bahkan beberapa tahun, berkat metabolisme yang lambat.

8. Kemampuan regenerasi: Beberapa jenis ular dapat meregenerasi ekor mereka jika terpotong.

9. Kemampuan menghipnotis. Ular kobra mampu bergoyang-goyang kepala dan ular derik memiliki ekor yang berderik demi menghipnotis mangsa atau pemangsa mereka.

10. Kemampuan menghasilkan racun: Beberapa jenis ular dapat menghasilkan racun yang sangat ampuh demi membantu mereka melumpuhkan mangsa dan melindungi diri dari predator. 

Para ilmuwan evolusi untuk sementara ini meyakini bahwa ular berevolusi dari kadal bukan sebaliknya. Berarti ular merupakan kadal yang kehilangan empat kakinya di sisi lain kadal bukan berasal dari ular yang tidak punya kaki satu pun. 

Fakta membuktikan bahwa ular sebagai satu di antara jenis reptil memang memiliki banyak keistimewaan etologis yang tidak dimiliki oleh jenis satwa-satwa lainnya termasuk primata dan homo sapiens.


Trikritik Immanuel Kant

Sebelumnya

Angka Prima Palindromik

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Jaya Suprana