Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI
SAYA pernah menggubah sebuah komposisi musik untuk pianoforte berjudul “Fantasia Arum Dalu” dengan pancanada 13467. Karya musik yang sudah dipergelar di Sydney Opera House dan Carnegie Hall ini menuntut daya tehnik pianistik bukan kelas konvensional biasa demi memungkinkan interpretasi suasana misterius terinspirasi sebuah bunga istimewa yang menyandang nama Arum Dalu alias dalam bahasa Indonesia = Harum Di Malam Hari.
Arum Dalu (Cestrum nocturnum) alias Melati Malam adalah tanaman yang fantastis karena bunganya mekar dan mengeluarkan aroma harum hanya di malam hari.
Kemampuan fantastis ini secara biokimiawi dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti cahaya, suhu, dan kelembaban.
Dalam lingkungan laboratorium, Arum Dalu dapat "tertipu" untuk mekar di luar waktu normalnya dengan mengatur kondisi lingkungan seperti.
- Suhu: Arum Dalu tumbuh optimal pada suhu 20-30°C.
- Cahaya: Arum Dalu memerlukan sinar matahari penuh hingga parsial.
- Kelembaban: Arum Dalu memerlukan kelembaban tanah yang konsisten.
Dengan merekayasa kondisi lingkungan ini, peneliti dapat memanipulasi waktu mekar Arum Dalu. Namun, perlu diingat bahwa Arum Dalu adalah tanaman yang kompleks, dan responsnya terhadap dampak lingkungan laboratorium dapat beranekaragam.
Bunga Arum Dalu memiliki potensi cukup besar dalam penelitian ilmiah dan aplikasi praktis, seperti:
- Arum Dalu dapat digunakan sebagai model untuk mempelajari regulasi genetik dan molekuler yang terkait dengan mekarnya bunga dan produksi aroma.
- Aroma Arum Dalu yang kuat dan unik membuatnya menjadi bahan baku yang berharga dalam industri parfum.
- Arum Dalu telah digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengobati berbagai penyakit, seperti insomnia dan distres.
- Arum Dalu dapat digunakan sebagai pemberi aroma alami untuk ruangan, menggantikan bahan kimia sintetis.
- Arum Dalu dapat digunakan sebagai indikator lingkungan untuk memantau perubahan iklim dan kualitas udara.
Dalam penelitian ilmiah, Arum Dalu dapat digunakan untuk mempelajari:
- Regulasi genetik: Bagaimana gen-gen yang terkait dengan mekarnya bunga dan produksi aroma diatur.
- Sinyal molekuler: Bagaimana sinyal molekuler yang terkait dengan mekarnya bunga dan produksi aroma diproses.
- Interaksi tanaman-serangga: Bagaimana Arum Dalu berinteraksi dengan serangga polinator dan bagaimana hal ini mempengaruhi produksi aroma khas.
Pendek kata: Arum Dalu, Sedap Malam, Kemuning, Wijaya Kusuma, Bunga Bulan, Bunga Terompet, Kantil, Brunfelsia, Hoya beserta para kerabat sesama harum di malam hari memang fantastis!




KOMENTAR ANDA