post image
KOMENTAR

Oleh: Dahlan Iskan, Wartawan Senior 

SAYA naik iPhone di Xuzhou, Tiongkok. Kali pertama dalam hidup.

Tentu sebenarnya saya naik mobil, tapi orang di Tiongkok mengatakan "naik Maextro S800 serasa naik iPhone yang diberi roda".

Itu untuk menggambarkan betapa mewahnya mobil Huawei seri termewah: Maextro S800. Orang sana sulit mengeja nama Maextro. Mobil itu di sana diberi merk: 尊界 --zun jie.

Dari menyebut nama Tionghoanya itu orang sudah tahu: ini mobil mewah. Zun jie berarti Alam Kemuliaan. 

Saya tidak menyangka akan merasakan kemuliaan itu. Bermula dari obrolan saat makan malam.

"Pernah naik mobil Huawei?" kata teman saya di kota itu.

"Pernah".

"Yang zun jie?"

"Apa itu zun jie?"

"Itu mobil Huawei paling mahal".

"Belum pernah".

"Mau coba?"

"Eeeemmmm.... mau!"

"Saya bisa pinjam punya teman. Yang saya punya sendiri baru tiba dua minggu lagi".

Makan malam itu dilakukan di rumahnya. Di atas bukit. Luas sekali. Indah. Bertaman dan berhutan. Lebih 10 hektare. Sekaligus menjaga lingkungan bukit itu dari kegundulan.

Saya pun penasaran: seperti apa Maextro S800. Itulah mobil Tiongkok yang kelasnya dipersaingkan dengan Maybach-nya Mercy, Rolls-Royce, dan Bentley. Harganya, di Tiongkok, 1 juta yuan. Sekitar Rp 2,5 miliar.

Di sana para pemilik Maextro umumnya mengatakan: naik Maextro itu seperti naik iPhone beroda. Ibarat HP kualitas Maextro adalah iPhone. Lebih nyaman dari Maybach, kata mereka. 

Saya pernah naik Bentley di Singapura. Milik pengusaha Jakarta. Juga pernah naik Rolls-Royce di Surabaya dan Singapura. Bukan saya punya. Tapi saya sudah lupa rasanya.

Pun Maextro, saya tidak sempat merasakan bedanya dengan Bentley dan Rolls-Royce. Saya terlalu kagum dengan interior dan dashboard-nya. Ibarat pemilik Redmi melihat iPhone terbaru.

Maextro memang kasta tertinggi dari empat produk mobil listrik Huawei. Produk Huawei yang pertama adalah Aito. Di sana disebut 问界 (wen jie). Di atas itu ada Luxeed. Di sana disebut 智界 (zhi jie). Lalu ada Stelato. Di sana disebut 享界 (xiang jie). Alam kenikmatan. Teratas Maextro. Di sana disebut 尊界 (zun jie). Alam kemuliaan.

Empat-empatnya pakai nama belakang ”jie”. Dunia. Atau alam raya. Aito disebut wen jie yang artinya Alam Eksplorasi. Saat itu Huawei memang baru mulai belajar bikin otaknya mobil listrik. 

Setelah banyak belajar, produk kedua lahir. Sudah lebih cerdas. Diberi nama Alam Kecerdasan. Luxeed. Lewat kecerdasan itu dibuat mobil generasi ketiga untuk dinikmati. Tipe Stelato. Alam kenikmatan. Sedang Maextro berada di atas semua itu:  alam kemuliaan --kalau naik Maextro terlihat mulia.

Empat jenis mobil itu diproduksi oleh empat pabrik mobil yang berbeda. 


Pantat Kuda

Sebelumnya

Singapura Gagal

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Disway