post image
Menteri Luar Negeri Pangeran Faisal bin Farhan dalam jumpa pers pada hari Kamis, 19 Maret 2026.
KOMENTAR

Arab Saudi tidak mengesampingkan tindakan militer sebagai tanggapan terhadap serangan rudal dan drone berulang dari Iran, kata Menteri Luar Negeri Pangeran Faisal bin Farhan pada hari Kamis, 19 Maret 2026.

Berbicara kepada wartawan setelah pertemuan para menteri luar negeri dari kawasan tersebut di Riyadh, Pangeran Faisal mengatakan bahwa Iran “berusaha menekan negara-negara tetangganya” dengan serangan.

“Kerajaan tidak akan menyerah pada tekanan, dan sebaliknya, tekanan ini akan menjadi bumerang… dan tentu saja, seperti yang telah kami nyatakan dengan cukup jelas, kami berhak untuk mengambil tindakan militer jika dianggap perlu,” katanya.

Arab Saudi melaporkan lebih banyak serangan Iran pada hari Rabu, ketika menteri luar negeri menjadi tuan rumah pertemuan dengan para menteri luar negeri dari sekitar selusin negara Arab dan Islam untuk membahas dampak dari perang Timur Tengah.

Beberapa ledakan keras terdengar di ibu kota Saudi pada hari Rabu, sementara Kementerian Pertahanan mengatakan telah mencegat rudal balistik.

“Penargetan Riyadh saat sejumlah diplomat sedang bertemu… Saya pikir itu adalah sinyal paling jelas tentang bagaimana perasaan Iran tentang diplomasi,” kata Pangeran Faisal. “Iran tidak percaya untuk berdialog dengan negara-negara tetangganya.”

Menteri Luar Negeri Saudi mengutuk “penargetan situs sipil” yang berulang kali terjadi di seluruh Teluk, dan menolak pembenaran Iran bahwa mereka menargetkan kepentingan AS di kawasan itu sebagai “lemah.”

“Baik Arab Saudi maupun negara-negara Teluk tidak akan menerima… pemerasan, dan eskalasi akan dibalas dengan eskalasi,” katanya.

Sebuah pernyataan bersama dari pertemuan para menteri luar negeri di Riyadh mengutuk “penggunaan rudal balistik dan drone secara sengaja yang menargetkan daerah pemukiman dan infrastruktur sipil, termasuk fasilitas minyak, pabrik desalinasi, bandara, fasilitas perumahan, dan misi diplomatik”.

Para menteri “menegaskan bahwa serangan semacam itu tidak dapat dibenarkan dalam keadaan apa pun dan menegaskan kembali hak negara untuk membela diri”, tambah pernyataan itu, menyerukan Iran untuk “segera menghentikan serangannya” dan meredakan ketegangan.


Kelompok Perlawanan Irak Serang Pangkalan AS di Harir

Sebelumnya

Netanyahu: Iran Tidak Bisa Lagi Memproduksi Rudal, Israel Pertimbangkan Serangan Darat

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Dunia