post image
Ilustrasi: ZonaTerbang
KOMENTAR

Dewan Pimpinan Nasional Solidaritas Pemuda Desa (DPN SPEDA) resmi membentuk Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) di Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Maluku Utara. Langkah ini menjadi bagian dari strategi organisasi dalam memperluas konsolidasi sekaligus memperkuat basis gerakan pemuda desa di berbagai daerah.

Ketua Umum DPN SPEDA, Fadli Rumakefing, mengatakan pembentukan dua kepengurusan wilayah tersebut merupakan upaya organisasi untuk semakin dekat dengan masyarakat desa serta memperkuat peran pemuda dalam pembangunan daerah.

"Pembentukan DPW Sumatera Utara yang diketuai oleh saudara Andreo Manurung dan Maluku Utara oleh saudara Bahrudin Parangi merupakan langkah penting dalam memperluas konsolidasi organisasi. Kami ingin memastikan SPEDA hadir dan berkontribusi nyata dalam mendorong pembangunan, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan peran pemuda di desa," kata Fadli dalam keterangannya, Selasa (23/6/2026).

Menurut Fadli, keberadaan kepengurusan di tingkat wilayah akan menjadi ujung tombak organisasi dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat. Program tersebut meliputi kegiatan sosial, pendidikan kader, advokasi kebijakan publik, hingga peningkatan kapasitas generasi muda desa.

Ia menilai tantangan pembangunan desa saat ini tidak hanya berkaitan dengan aspek ekonomi, tetapi juga menyangkut kualitas sumber daya manusia, partisipasi pemuda, dan penguatan kelembagaan masyarakat.

Karena itu, SPEDA memandang perlu memperluas jaringan organisasi hingga ke berbagai daerah guna memperkuat kontribusi pemuda dalam pembangunan desa yang berkelanjutan.

Fadli juga meminta jajaran pengurus DPW yang baru dibentuk agar segera melakukan konsolidasi internal dan menyusun agenda kerja yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing daerah.

Selain itu, para pengurus diharapkan mampu membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, akademisi, organisasi kepemudaan, hingga kelompok masyarakat sipil.

"Kolaborasi menjadi kunci agar program-program yang dijalankan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat desa," ujarnya.

Dengan bertambahnya kepengurusan di tingkat wilayah, SPEDA menargetkan penguatan struktur organisasi yang lebih solid sekaligus mampu berkontribusi dalam menjawab berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan kebangsaan di tingkat lokal.

Pembentukan DPW di Sumatera Utara dan Maluku Utara juga menjadi bagian dari agenda pengembangan organisasi untuk memperluas partisipasi pemuda desa dalam proses pembangunan dan pengambilan kebijakan yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

Menurut Fadli, penguatan organisasi di daerah diharapkan dapat membuka ruang yang lebih besar bagi generasi muda untuk terlibat aktif dalam mendorong kemajuan desa di seluruh Indonesia.


Menanam Pangan, Memulihkan Martabat: Ujian Nyata Asta Cita di Kemenimipas

Sebelumnya

Menuju Indonesia Emas 2045, Adhie Massardi Terbitkan “Peradaban Not Just Civilization”

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Nasional