post image
Foto: Disway
KOMENTAR

Tom heran mengapa Google tidak bersuara. Padahal Nadiem partner terpercaya Google.

Tom menulis: saatnya Google bersuara. Google sudah disebut divonis pengadilan terkait dengan suap saat Kemendikbud membeli 1,1 juta Chromebook yang merugikan negara, menurut hakim, Rp 1,5 triliun.

Nadiem tidak hanya dijatuhi hukuman 10 tahun menjara dan langsung masuk tahanan lagi, juga harus mengembalikan uang ke negara Rp 800 miliar lebih sedikit --sedikitnya itu banyak banget bagi Anda: Rp 9,59 miliar.

Tom seperti curiga Google tidak mau angkat bicara untuk melindungi bisnisnya di Indonesia.

Wartawan tua ternyata banyak yang tidak mau pensiun. Terus menulis. Tulisan mereka bagus-bagus. Banyak yang saya copy untuk saya simpan.

--

Di Niagara ini pun saya menulis. Bukan menikmati pemandangannya. Padahal saya harus menulis: bahwa Niagara yang di sisi Kanada ini jauh lebih ramai dari Niagara yang di sisi Amerika.

Dari sisi Amerika kita hanya bisa melihat sisi samping air terjun Niagara. Amerika sampai membangun jembatan wisata. Jembatan itu hanya sampai di tengah sungai: agar wisatawan mau ke ujung jembatan untuk bisa melihat air terjun dari posisi yang lebih baik. Tapi tetap saja tidak sebaik kalau dilihat dari wilayah Kanada.

Maka saya menyeberang ke Kanada --jalan kaki melewati jembatan antar negara di atas sungai yang namanya juga Niagara.

Jembatannya sendiri diberi nama ”Rainbow Bridge”: dari jembatan ini memang bisa melihat pelangi yang muncul di jatuhan air terjun Niagara.

--

Begitu sampai di daratan Kanada jelas sekali: air terjun itu memang menghadap ke Kanada. Dua-duanya. Air terjun Niagara itu dua. Berdekatan. Yang besar dan yang besar sekali. Yang lurus dan yang membentuk huruf U. Itulah sebabnya turis yang ke Niagara-nya Kanada jauh lebih banyak dari turis di Niagara-nya Amerika.

Niagara memang indah. Tapi polemik antara BHM dan Arya Gunawan di SW60+ lebih indah.


Dokter Icha

Sebelumnya

Bawah Tanah

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Disway