post image
Ilustrasi: ZonaTerbang
KOMENTAR

Oleh: Jaya Suprana, Pendiri Sanggar Pemelajaran

USIA Gunung Padang masih diperdebatkan oleh para arkeolog maupun pemerhati arkeologi. Namun secara prinsip para arkeolog sudah sepakat bahwa Gunung Padang merupakan gundukan tanah.

Dalam bahasa arkeologis, gundukan tanah adalah struktur buatan manusia yang dibuat dengan menumpuk tanah dan batu untuk menciptakan sebuah bangunan berbentuk anak-bukit atau gundukan.

Gunung Padang di Jawa Barat, Indonesia, adalah contoh gundukan tanah yang diyakini sebagai situs arkeologis yang sangat tua.

Namun gundukan tanah sebagai situs arkeologis bukan hadir hanya di Gunung Padang saja. Situs arkeologis gundukan tanah di NTT tidak secara spesifik disebutkan dalam hasil pencarian sebagai "gundukan tanah" dalam pengertian struktur buatan, melainkan situs fosil penting seperti Situs Mata Menge di Ngada dan Situs Mala Huma di Nagekeo yang banyak ditemukan fosil gajah purba (Stegodon) dan alat batu (artefak), serta Gua Liang Bua di Manggarai (Flores) yang terkenal dengan penemuan Homo floresiensis, di mana lapisan sedimen dan batuan membentuk gundukan alami.

Gundukan tanah lebih umum diartikan sebagai struktur buatan manusia (mound) oleh para arkeolog Amerika Serikat.

Gundukan tanah sebagai situs arkeologis buatan manusia seperti di Gunung Padang bisa ditemukan di banyak tempat di dunia.  Beberapa contoh adalah antara lain Serpent Mound, Cahokia Mound dan Moundville di Amerika Serikat;  Lingkaran Panen di dekat Silbury Hill, Inggris sebagai gundukan tanah terbesar di Eropa, dibangun sekitar 2400 SM;  Tumuli di Korea: gundukan tanah yang berisi makam raja-raja Korea kuno, dibangun sekitar 100 SM - 600 M; Zikkurat di Irak: gundukan tanah yang berisi kuil-kuil Mesopotamia kuno, diyakini dibangun sekitar 2100 SM.

Di Asia Tenggara, ada juga beberapa contoh gundukan tanah sebagai situs arkeologis, seperti: Gunung Jerai di Malaysia: gundukan tanah yang diyakini sebagai situs arkeologis yang sangat tua ; Phnom Kulen di Kamboja: gundukan tanah yang berisi kuil-kuil Khmer kuno.

Para gundukan tanah yang tersebar di seluruh dunia, termasuk Gunung Padang di Indonesia, membuktikan bahwa manusia purba di berbagai belahan dunia sudah memiliki keterampilan membangun struktur ukuran besar dan skala kompleks dengan secara naluriah dan intuitif mendayagunakan teknologi khas tradisional masing-masing.


Piramida Kemanusiaan

Sebelumnya

Kosmologi Lubang Hitam

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Jaya Suprana