Malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih. Wartawan foto NBC, Eliana Moreno, yang hendak memotret kecelakaan maut di Los Angeles, justru tewas dalam kecelakaan helikopter yang ditumpanginya di lokasi yang sama.
Penyidik telah merilis sejumlah foto baru yang memperlihatkan sisa-sisa reruntuhan pascakecelakaan helikopter berita yang merenggut nyawa tiga orang di Los Angeles pada Selasa malam, 15 September 2026, waktu setempat. Insiden tragis ini menyisakan puing-puing helikopter yang hangus terbakar serta kontainer penyimpanan yang turut terdampak di lokasi kejadian.
Berdasarkan keterangan resmi, kecelakaan maut tersebut selain merenggut nyawa Eliana Moreno, juga menewaskan pilot berpengalaman George Marciniw. Sementara itu, korban ketiga yang merupakan seorang pejalan kaki diidentifikasi oleh kantor koroner sebagai Edy Gutierrez Mejia yang berusia 29 tahun.
Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) yang memimpin investigasi atas insiden ini menyatakan bahwa laporan lengkap mengenai penyebab kecelakaan kemungkinan memerlukan waktu hingga 18 bulan untuk diselesaikan. Meski demikian, pihak berwenang terus mengumpulkan berbagai data penting di lokasi kejadian sejak Rabu.
Helikopter naas milik NBC Los Angeles—yang juga beroperasi untuk stasiun berita berbahasa Spanyol Telemundo 52 dengan sebutan NewsChopper4—sedang berada di wilayah pinggiran kota pada Selasa malam. Misi mereka saat itu adalah meliput insiden kecelakaan bus maut yang sebelumnya telah menewaskan dua orang.
Saat insiden terjadi, beberapa helikopter berita milik stasiun lain terpantau juga sedang mengudara di area yang sama untuk meliput peristiwa tersebut. Di sisi lain, pengemudi yang terlibat dalam kecelakaan bus awal dilaporkan telah ditangkap oleh pihak kepolisian atas dugaan pembunuhan.
Penyebab pasti jatuhnya pesawat helikopter tersebut hingga kini belum dapat ditentukan oleh para pejabat terkait. George Marciniw sendiri dilaporkan sebagai seorang pilot yang sangat berpengalaman di bidang penerbangan sebelum musibah ini terjadi.
Korban pejalan kaki yang tewas akibat tertimpa helikopter, Edy Gutierrez Mejia, diketahui merupakan seorang warga negara Guatemala yang baru saja tiba di Los Angeles pada pekan ini. Kehadirannya di lokasi yang salah pada waktu yang keliru menambah kedalaman duka dalam tragedi tersebut.
Dalam konferensi pers pada hari Rabu, penyidik utama NTSB, Fabian Salazar, menyampaikan bahwa laporan awal mengenai insiden ini akan diterbitkan dalam kurun waktu 30 hari. Ia juga menegaskan kembali bahwa investigasi mendalam untuk laporan final bisa memakan waktu hingga satu setengah tahun.
Ketika ditanya oleh para jurnalis mengenai rekaman video yang beredar di media sosial—yang tampaknya merekam sudut pandang dari dalam helikopter pada detik-detik sebelum kecelakaan—Salazar menyebutnya sebagai "bukti paling penting" bagi tim penyidik sejauh ini.
Budaya peliputan udara di Los Angeles sendiri memang tergolong sangat menonjol dibandingkan wilayah metropolitan besar lainnya di Amerika Serikat. Stasiun berita lokal secara rutin memotong siaran langsung untuk menayangkan kejar-kejaran polisi kecepatan tinggi, kebakaran hutan, hingga kemacetan lalu lintas liburan secara langsung dari udara.



KOMENTAR ANDA