post image
Dolly Parton (19 Januari 1946 - 25 Agustus 2026)
KOMENTAR

Bandara Internasional Nashville (BNA) mengambil langkah formal yang sangat signifikan dalam sejarah penerbangan lokal. Dewan Metropolitan Nashville Airport Authority (MNAA) secara bulat memberikan suara 6-0 untuk menyetujui proses perubahan nama bandara guna menghormati mendiang ikon musik country, Dolly Parton.

Keputusan bulat ini diambil menyusul gelombang duka mendalam atas kepergian sang legenda. Dolly Parton meninggal dunia pada usia 80 tahun setelah sempat berjuang melawan penyakit kanker, sebuah kabar duka yang mengguncang jutaan penggemarnya di seluruh dunia pada akhir Agustus lalu.

Sebelum keputusan dewan ini disahkan, sebuah kampanye akar rumput masif telah bergulir secara luas. Petisi online yang mendesak agar bandara di ibu kota Tennessee tersebut diubah namanya menjadi "Dolly Parton International Airport" berhasil mengumpulkan lebih dari 175.000 tanda tangan dari masyarakat.

Dukungan politik tingkat tinggi turut mengalir deras demi mempercepat proses penghormatan ini. Gubernur Tennessee, Bill Lee, bersama jajaran pemimpin lokal dengan cepat menyatakan dukungan penuh mereka agar nama sang ikon budaya abadi di gerbang utama kedatangan negara bagian tersebut.

Meskipun dewan telah memberikan lampu hijau secara mutlak, pihak MNAA menegaskan bahwa bentuk akhir dari nama resmi bandara tersebut masih belum diputuskan secara final. Pihak otoritas bandara menyatakan akan bekerja sama secara saksama dengan berbagai pihak terkait untuk menentukan bagaimana warisan besar Parton diabadikan.

Dewan Kota Nashville sebelumnya juga telah mengadopsi sebuah resolusi yang secara khusus meminta agar fasilitas tersebut dinamai sesuai nama sang musisi. Namun, MNAA memandang pemungutan suara ini baru sebagai langkah awal dari sebuah proses multi-fase yang membutuhkan koordinasi administratif lanjutan.

Perubahan nama bandara berskala besar ini juga harus melalui penyesuaian regulasi internal, mengingat kebijakan penamaan fasilitas sebelumnya mensyaratkan tenggat waktu tertentu setelah seseorang wafat. Otoritas bandara kini tengah merevisi aturan tersebut untuk mengakomodasi penghormatan luar biasa bagi sang ikon.

Dari sisi operasional penerbangan, kode bandara yang ikonik, yaitu BNA, direncanakan akan tetap dipertahankan untuk menjaga sejarah awal pendirian bandara. Kode tersebut memiliki ikatan historis dengan Kolonel Harry S. Berry yang turut membantu merintis pembangunan bandara pada tahun 1939.

Apabila seluruh proses administratif dan penyesuaian dengan Federal Aviation Administration (FAA) rampung sepenuhnya, proyek perubahan nama ini diperkirakan memakan waktu berbulan-bulan. Langkah ini sekaligus menempatkan bandara Nashville dalam sejarah baru sebagai salah satu bandara utama di Amerika Serikat yang dinamai untuk mengapresiasi seorang tokoh perempuan legendaris.

Melalui keputusan bersejarah ini, warisan Dolly Parton—yang dikenal luas tidak hanya lewat karya musiknya tetapi juga kedermawanan dan kontribusi sosialnya—akan menyambut jutaan pelancong yang tiba di Music City. Semangat dan pengaruh positif sang legenda kini bersiap diabadikan selamanya di langit Tennessee.

 


Menembus Bukit Barisan: Napas Baru Bandara Atung Bungsu dan Gerbang Wisata Pagar Alam

Sebelumnya

Aktivitas Penerbangan Pulih, Bandara Soekarno-Hatta Kembali Dibuka dengan Sejumlah Catatan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Airport