post image
Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Keir Strarmer
KOMENTAR

Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer telah menandatangani dokumen kemitraan strategis baru dalam pertemuan mereka di Lancaster House, London, Selasa, 20 Januari 2026. 

Kemitraan baru itu mencakup empat sektor, yakni pertumbuhan ekonomi; iklim, energi, dan alam; pertahanan dan keamanan; serta rakyat dan masyarakat. 

Berikut ini adalah terjemahan dokumen kemitraan strategis baru itu:

KEMITRAAN antara Inggris dan Indonesia memiliki potensi besar untuk menciptakan masa depan yang lebih makmur, aman, dan berkelanjutan bagi rakyat kedua negara kita. Hari ini kita berkomitmen untuk menjalin Kemitraan Strategis baru yang lebih dalam yang mewujudkan potensi ini.

Kemitraan Strategis ini didasarkan pada nilai-nilai bersama kita sebagai negara demokrasi yang berdaulat, termasuk penghormatan terhadap hak asasi manusia dan komitmen terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB. Kemitraan ini berlandaskan pada prinsip-prinsip saling menghormati, kerja sama, dan kedaulatan.

Meskipun dipimpin oleh pemerintah kita, kemitraan ini menyatukan seluruh masyarakat kita – termasuk bisnis kita, akademisi, masyarakat sipil dan organisasi budaya kita, serta rakyat kita. Implementasi akan dilakukan sesuai dengan hukum dan peraturan nasional yang berlaku di masing-masing pihak, konsisten dengan kewajiban masing-masing berdasarkan hukum internasional dan prinsip-prinsip Piagam PBB.

Kemitraan Strategis ini akan mendorong hasil di empat pilar strategis:

  • Pertumbuhan Ekonomi: Rakyat kita telah menjadi mitra dagang selama berabad-abad. Melalui Kemitraan Pertumbuhan Ekonomi baru kita, kita akan memberdayakan bisnis kita untuk mendorong perdagangan yang mendukung perusahaan dan lapangan kerja di masa depan – mulai dari pertahanan dan manufaktur canggih hingga energi bersih dan mineral penting.
  • Iklim, Energi, dan Alam: Krisis iklim menghadirkan tantangan serupa bagi negara-negara maritim kita. Bersama-sama kita akan memperjuangkan upaya global untuk melestarikan planet yang layak huni bagi generasi mendatang, sambil menyediakan energi bersih, lapangan kerja hijau, dan keamanan pangan dan energi jangka panjang bagi rakyat kita.
  • Pertahanan dan Keamanan: Tatanan global berada pada titik paling tidak stabil dan diperebutkan di zaman modern. Melalui kerja sama aktif dalam pertahanan, keamanan, dan urusan luar negeri, kita akan mencegah polarisasi, memperkuat hukum dan lembaga internasional, dan mewujudkan masa depan yang lebih aman.
  • Rakyat dan Masyarakat: Kekuatan kita terletak pada vitalitas komunitas kita. Kita akan mendukung kemitraan yang lebih erat antara rakyat kita melalui pertukaran keterampilan, budaya, dan gagasan.

Kemitraan Strategis akan berlandaskan pada keterlibatan politik tingkat tinggi yang berkelanjutan, termasuk kontak reguler di tingkat Pemimpin untuk memberikan arahan dan pengawasan strategis, yang didukung langsung oleh keterlibatan reguler antara menteri luar negeri kita. Bidang kerja spesifik akan diawasi oleh menteri atau pejabat senior terkait dari kedua belah pihak.

Kemitraan kita adalah untuk jangka panjang. Melalui dokumen ini, kami berkomitmen untuk mentransformasikan hubungan bilateral kami hingga tahun 2045. Kami menantikan masa depan yang ditandai dengan tujuan bersama, saling menguntungkan, dan persahabatan yang abadi.

Yang Terhormat Sir Keir Starmer 
MP Perdana MenteriBritania Raya 

Yang Mulia Prabowo Subianto
Presiden Republik Indonesia


Prabowo Tandatangani Piagam ‘Board of Peace’ untuk Perdamaian Abadi Gaza

Sebelumnya

Kampanye 'Bring Them Back' Dimulai untuk Bebaskan Maduro

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Politik Global