Agresor Amerika dan Zionis dilaporkan menyerang infrastruktur vital Iran, termasuk Bandara Internasional Mehrabad di Teheran. Beberapa pesawat sipil juga hancur dalam serangan itu.
Selain itu, agresor juga menghancurkan fasilitas penyulingan air laut di Pulau Qeshm.
“Tindakan ini jelas melanggar hukum kemanusiaan internasional; kejahatan yang akan membawa konsekuensi berat bagi para pelakunya,” tulis Kedutaan Besar Republik Islam Iran dalam keterangan yang diterima redaksi, Senin, 9 Maret 2026.
“Republik Islam Iran, sebagai tanggapan terhadap serangan, agresi, dan kejahatan terang-terangan Amerika Serikat dan rezim Zionis selama sepuluh hari terakhir, menegaskan hak wajar, sah, dan legalnya untuk mempertahankan integritas teritorialnya, sesuai dengan Pasal 51 Piagam Perserikatan Bangsa Bangsa,” sambung Kedubes Iran.
Kedubes Iran juga menyatakan bahwa Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran akan menggunakan seluruh kemampuan dan kapasitasnya untuk menghadapi agresi kriminal ini hingga agresi tersebut dihentikan, atau hingga Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa menjalankan tugasnya sesuai Pasal 39 Piagam PBB, yakni mengidentifikasi para agresor dan menetapkan tanggung jawab atas tindakan agresi mereka.
Operasi pertahanan Iran ditujukan terhadap target dan fasilitas yang menjadi
sumber dan titik awal tindakan agresif terhadap rakyat Iran, atau yang berfungsi mendukung tujuan tersebut.
Republik Islam Iran juga tetap berkomitmen menjaga dan melanjutkan hubungan persahabatan dengan negara-negara kawasan berdasarkan prinsip saling menghormati, hubungan bertetangga yang baik, serta penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah masing-masing. Iran kembali menegaskan bahwa operasi pertahanannya terhadap pangkalan dan instalasi militer Amerika Serikat di kawasan sama sekali tidak boleh dipandang sebagai permusuhan terhadap negara-negara kawasan.
“Negara-negara kawasan tentu telah menyadari bahwa keberadaan pangkalan militer Amerika d i wilayah mereka tidak hanya gagal memberikan kontribusi bagi keamanan kawasan, tetapi justru digunakan untuk mendukung rezim Zionis yang membunuh anak-anak dan agresor Amerika,” demikian Kedubes Iran.


KOMENTAR ANDA