post image
Ilustrasi
KOMENTAR

Menurutnya, jika Shareholders Concentration List hanya berhenti sebagai respons simbolik terhadap tekanan eksternal, maka pertumbuhan IHSG akan bersifat semu—besar secara angka, tetapi rapuh secara kedaulatan.

 


Didik J. Rachbini: Dedy Mulyadi Ancam Peluang Emas Indonesia

Sebelumnya

Penyegaran Kabinet, PR Darurat sektor Industri

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Ekbis