Masalah daya tahan yang melibatkan komponen mid-seal pada mesin GE9X dipastikan tidak akan menunda jadwal masuk layanan dari pesawat Boeing 777X yang sudah mengalami banyak penundaan. Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh pihak eksekutif, target pengiriman perdana pesawat berbadan lebar ini masih berada di jalur yang benar.
Chief Financial Officer GE Aerospace, Rahul Ghai, menyatakan bahwa perusahaan memiliki tingkat keyakinan yang sangat tinggi terhadap desain ulang komponen mid-seal setelah melalui serangkaian pengujian internal yang ketat. Komponen mesin yang telah diperbarui tersebut bahkan sudah mulai dikirimkan kepada pihak Boeing sejak kuartal ketiga.
Pihak GE Aerospace memperkirakan bahwa proses persetujuan resmi atau sertifikasi dari Federal Aviation Administration untuk modifikasi komponen ini akan rampung dalam beberapa bulan mendatang. Kejelasan ini memberikan angin segar bagi program Boeing 777X yang sejak penerbangan perdana pada Januari 2020 telah menghadapi berbagai penyesuaian jadwal yang signifikan.
Hingga saat ini, Boeing tetap mengantisipasi pengiriman unit pertama 777-9 kepada maskapai Lufthansa dapat terwujud pada tahun 2027. Sebelumnya, laporan dari berbagai sumber media mencatat bahwa program pengembangan pesawat ini tertinggal sekitar enam tahun dari jadwal awal serta telah mengakumulasi biaya yang besar.
Isu terkait mid-seal ini pertama kali teridentifikasi pada Januari ketika sebuah retakan ditemukan selama kunjungan bengkel pada mesin uji penerbangan 777X. Menanggapi temuan tersebut, GE segera menginvestigasi akar masalahnya, mendesain ulang komponen terkait, dan menyiapkannya untuk jalur produksi massal.
Menurut laporan, komponen segel lama dan segel baru saat ini mengikuti jalur sertifikasi yang berbeda agar tidak saling menghambat. Segel yang sudah ada tetap dapat digunakan untuk keperluan uji sertifikasi yang sedang berlangsung, sementara desain segel baru difokuskan untuk unit pesawat produksi komersial.
Dengan skema tersebut, Boeing tidak perlu menangguhkan kampanye sertifikasi yang tengah berjalan sambil menunggu lampu hijau penuh untuk konfigurasi produksi baru. CEO GE Larry Culp sebelumnya juga menegaskan bahwa perusahaan telah mengamankan lebih dari 1.000 pesanan mesin GE9X dan terus menyesuaikan perkakas pabrik demi mendukung komponen revisi ini.
Sebagai informasi, mesin GE9X memegang peran yang sangat krusial karena menjadi satu-satunya pilihan penggerak eksklusif bagi keluarga pesawat Boeing 777X. Mesin raksasa dengan kelas daya dorong di atas 100.000 pon ini memiliki bilah kipas komposit serat karbon berukuran 134 inci yang dirancang untuk efisiensi bahan bakar maksimal.
Meskipun masalah komponen segel ini diyakini dapat diatasi tanpa menggeser target 2027, Boeing masih menyisakan pekerjaan rumah yang cukup banyak dalam hal sertifikasi. Hingga pembaruan terakhir, armada uji 777X telah mencatatkan lebih dari 4.800 jam terbang, namun pengujian sertifikasi yang direncanakan baru mencapai separuh jalan.
Tantangan berikutnya yang harus dihadapi meliputi penyelesaian sisa otorisasi inspeksi tipe serta demonstrasi ETOPS. Kendati demikian, dengan solusi teknis yang dinilai tuntas oleh GE, masalah mid-seal ini diharapkan tidak menjadi hambatan baru yang mereset ulang lini masa penerbangan komersial Boeing 777X.



KOMENTAR ANDA