Kemenangan Mojtaba Khamenei dalam pemilihan Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran oleh Majelis Pakar Kepemimpinan pada Senin, 9 Maret 2026 disambut baik Republik Rakyat Demokratik Korea.
Seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Korea Utara yang dikutip Kantor Berita KCNA menyampaikan apresiasi itu.
Dalam pemilihan tersebut Mojtaba memperoleh lebih dari 85 persen dukungan dari anggota Majelis Ahli Kepemimpinan. Ia menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan AS pada 28 Februari 2026 lalu.
“Kami menghormati hak dan pilihan rakyat Iran untuk memilih pemimpin tertinggi mereka,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri yang tidak disebutkan identitasnya itu.
“Amerika Serikat dan Israel menghancurkan fondasi perdamaian dan keamanan regional dan meningkatkan ketidakstabilan di seluruh dunia,” tambahnya.
Dia juga mengatakan AS dan Israel telah melanggar sistem politik dan integritas teritorial Iran dan bahkan berupaya menggulingkan sistem sosialnya.
“Tindakan tersebut pantas mendapat kritik dan penolakan dari seluruh dunia karena tidak pernah dapat ditoleransi,” tambah pejabat itu lagi.


KOMENTAR ANDA