Hebat juga Pasargadae bernah jadi ibu kota negara superpower pertama di dunia --2.500 tahun sebelum Amerika menggantikannya.
Konon penggambaran surga yang bertaman indah itu datang dari Pasargadae ini: ibu kota super power tapi bentuk kotanya bukan metropolitan melainkan pertamanan seperti di surga --ups sebaliknya.
Sampai di tahun 500 SM itulah, di Iran kuno, di zaman Cyrus manusia terus diarahkan agar hanya bertuhan satu. Nama tuhannya: Mazda. Lengkapnya: Ahura Mazda --kekuatan yang maha bijaksana. Tuhan yang maha esa itu dianut sejak 1000 tahun sebelumnya --dimulai di zaman Zaratustra yang memerintah di Zoroaster.
Berarti bertuhan satu telah menjadi tradisi yang panjang di Parsi: sejak Zaratustra sampai Cyrus. Lalu, kata Al Makin, diadopsi oleh Yahudi. Kemudian Kristen. Lalu Islam.
"Padahal Ibrahim sendiri (Abraham) sebagai bapak Yahudi masih bertuhan banyak," ujarnya.
Bukankah Ibrahim itu bertauhid? "Itu menurut keyakinan yang diajarkan belakangan. Tapi sumber-sumber penelitian yang lebih kuno menyebutkan tidak begitu," katanya.
Sebenarnya salah satu Fira'un juga pernah mendoktrinkan untuk bertuhan satu. Tuhan Matahari. Yakni Fir'aun kesepuluh dari dinasti ke 18. Nama Fir'uan itu Akhenaten. "Tapi Fir'aun berikutnya menghidupkan kembali tuhan-tuhan yang banyak," ujar Al Makin.
Presiden Trump dan Menteri Perangnya, Pete Hegseth juga bertuhan satu. Berarti keduanya juga berutang tauhid ke Iran. Utang itulah yang mereka bayar dengan pembunuhan masal lewat peluru dan bom mereka.




KOMENTAR ANDA