Purbaya boleh pergi, Suahasil boleh datang. Tetapi persoalan APBN tidak ikut berganti. Defisit tetap harus dikendalikan, utang tetap harus dibayar, bunga tetap harus ditanggung, penerimaan negara tetap harus dikejar, dan koordinasi antarlembaga harus diperbaiki.
Karena itu, pertanyaan akhirnya bukan siapa yang duduk di kursi Menteri Keuangan. Pertanyaannya jauh lebih fundamental: apakah Suahasil mampu membuat APBN Indonesia tetap melaju tanpa kehilangan kendali?
Sebab fiskal yang sehat bukanlah APBN yang sekadar mampu membiayai banyak program. Fiskal yang sehat adalah APBN yang mampu membiayai pembangunan hari ini tanpa mengorbankan kemampuan generasi berikutnya untuk membiayai masa depannya sendiri.



KOMENTAR ANDA