Kepala NASA, Jared Isaacman, mengeluarkan pembelaan tegas terhadap mendiang Nathalia Gadelha Filgueiras, co-pilot berusia 20 tahun yang menjadi korban tewas dalam insiden jatuhnya pesawat Learjet di Florida, Amerika Serikat. Isaacman mengecam pihak-pihak yang melontarkan kritik dan spekulasi tidak berdasar terkait detik-detik terakhir korban.
Melalui tulisan pribadinya, Isaacman yang memiliki pengalaman menerbangkan pesawat serupa selama lebih dari 20 tahun dengan jam terbang melampaui 8.000 jam menyatakan rasa prihatinnya atas komentar publik yang mempertanyakan komunikasi radio terakhir sang co-pilot.
“Ia sedang menjalankan tugasnya, berkomunikasi dengan ATC (Pengatur Lalu Lintas Udara) hingga akhir dalam situasi yang mengerikan,” tulis Isaacman, Selasa, 3 November 2026.
Isaacman menegaskan bahwa kendali penuh berada di tangan kapten sebagai pemegang keputusan akhir dalam penerbangan. Sebagai perwira kedua (Second-in-Command/SIC), Nathalia memiliki wewenang untuk mengingatkan kesalahan sesuai prosedur manajemen sumber daya kru (Crew Resource Management), dan ia telah menjalankan perannya dengan baik.
“Saya pernah mendengar panggilan terakhir dari rekan-rekan, dari pilot militer dengan ribuan jam terbang di pesawat tempur, dan panggilan itu sama memilukannya karena mereka tahu akhir hidupnya sudah dekat,” tambahnya.
Menanggapi kritik mengenai usia dan pengalaman Nathalia di kursi kokpit, Isaacman menjelaskan bahwa industri penerbangan sewaan (charter) lazim merekrut pilot komersial muda untuk menimba pengalaman bersama kapten berkualifikasi ATP (Airline Transport Pilot) sebelum mereka melangkah ke maskapai komersial besar.
“Ia tetap memiliki pelatihan, kualifikasi, dan pengujian yang sesuai oleh penguji FAA atau pihak yang ditunjuk,” tegasnya.
Kecelakaan Tragis dan Seruan Menghormati Korban
Pesawat Learjet 60 yang diawaki korban sedang dalam penerbangan dari Austin, Texas, menuju Bahama pada hari Minggu lalu, ketika kru melaporkan kondisi cuaca buruk berupa es serta turbulensi hebat dan menyatakan darurat (emergency). Akibat insiden tersebut, seluruh sembilan orang di dalam pesawat dilaporkan meninggal dunia.
Nathalia Gadelha Filgueiras diketahui tumbuh besar di Palm Beach County. Darah penerbang mengalir dari sang ayah yang juga seorang pilot. Ia bahkan telah mengantongi lisensi terbang pertamanya pada usia 17 tahun, bahkan sebelum ia memiliki surat izin mengemudi (SIM).
Di akhir pesannya, Isaacman meminta masyarakat untuk menghentikan spekulasi liar mengenai penyebab kecelakaan, mengingat penyelidikan resmi masih berjalan. Faktor teknis seperti riwayat pemeliharaan, kegagalan struktural, dampak turbulensi, hingga kondisi cuaca, sepenuhnya merupakan domain tim penyelidik.
“Biarkan pihak berwenang menyelidiki, mempelajari, dan membagikan faktanya. Bersikaplah hormat kepada mereka yang tewas dan keluarga yang ditinggalkan. Tuhan memberkati mereka dan orang-orang terkasih,” tutupnya.



KOMENTAR ANDA