Praktik perawatan medis dunia kini berada di ambang perubahan besar seiring berkembangnya teknologi pemantauan pasien jarak jauh. Perusahaan teknologi kesehatan digital asal Korea Selatan, MEZOO Co., Ltd., memperkenalkan inovasi telemetri biomedis mutakhir yang memungkinkan pemantauan tanda-tanda vital pasien secara berkelanjutan, tanpa terbelenggu oleh batasan ruang dan waktu klinis tradisional.
Hal tersebut diungkapkan oleh Manajer Pemasaran Global MEZOO, Justin Yun, di hadapan sejumlah wartawan asing saat kunjungan ke Wonju Medical Industry Technovalley, Korea Selatan, Jumat (30/10/2026).
Dalam sesi presentasi tersebut, pihak MEZOO bahkan sempat melakukan uji coba langsung perangkat pemantauan pada dua wartawan asing yang hadir.
Menurut Justin, sistem pemantauan medis konvensional selama ini masih menyisakan banyak keterbatasan. Dalam praktiknya, pemantauan pasien sangat bergantung pada perangkat di sisi tempat tidur (bedside-anchored), penggunaan kabel yang rumit (multiple leads), serta ruang perawatan yang kaku.
Kondisi tersebut tidak hanya membatasi ruang gerak pasien, tetapi juga menambah beban kerja tenaga keperawatan di rumah sakit.
“Melalui inovasi generasi ketiga Ambulatory Remote Patient Monitoring (aRPM) bernama HiCardi, kami berupaya melakukan transformasi alur kerja klinis secara menyeluruh,” ujar Justin.
Teknologi aRPM by HiCardi mengandalkan patch nirkabel (wearable patch) berbobot sangat ringan, yakni sekitar 18 gram. Perangkat ini mampu merekam dan mengalirkan data tanda-tanda vital pasien secara real-time.
Data yang dihimpun mencakup rekaman elektrokardiogram (EKG), laju pernapasan, suhu kulit, hingga analisis postur tubuh pasien.
Terobosan Tanpa Kabel
Kehadiran sistem ini menawarkan sejumlah keunggulan fundamental bagi dunia medis modern. Pertama, terciptanya fleksibilitas tanpa batas ruang dan waktu yang memungkinkan pemantauan pasien, baik saat berada di ruang rawat inap, rawat jalan, maupun ketika pasien sudah berada di rumah, melalui satu platform terintegrasi.
Kedua, aspek mobilitas pasien menjadi jauh lebih baik. Pasien dapat leluasa bergerak di dalam maupun di luar area bangsal rumah sakit karena terbebas dari jeratan kabel alat medis konvensional. Ketiga, efisiensi operasional rumah sakit ditingkatkan melalui dukungan perangkat lunak pemantauan terpusat berbasis web seperti HiCardi SmartView dan LiveStudio.
MEZOO Co., Ltd., yang didirikan pada 23 Januari 2007 dan berpusat di Wonju-si, Provinsi Gangwon, digawangi oleh CEO Park Junghwan bersama jajaran ahli teknik biomedis serta kardiologi.
Melalui terobosan bertajuk care without boundaries (perawatan tanpa batas), perusahaan berkomitmen untuk terus mendorong masa depan layanan kesehatan global agar menjadi jauh lebih proaktif, akurat, dan terjangkau.



KOMENTAR ANDA