post image
Foto: ZonaTerbang
KOMENTAR

Kabupaten Hongcheon di Provinsi Gangwon kini tengah bertransformasi secara masif untuk memantapkan posisinya sebagai pusat industri biomedisin dan bioteknologi canggih berskala nasional.

Transformasi besar-besaran ini berpusat pada megaproyek Pembangunan Klaster Antikörper (Antibody) yang dirancang secara strategis untuk berjalan dalam kurun waktu delapan tahun, yakni dari tahun 2021 hingga 2028.

Secara geografis dan administratif, proyek raksasa ini berlokasi di Kawasan Industri Teknologi Tinggi Kota Hongcheon, tepatnya di wilayah Bukbang-myeon, Duggabi-ro 199-9.

Tujuan utama dari pendirian kawasan khusus ini adalah untuk menarik, mengumpulkan, serta membina berbagai perusahaan bioteknologi canggih melalui penyediaan ruang, fasilitas, peralatan, teknologi, tenaga ahli, hingga lingkungan tempat tinggal yang terintegrasi penuh.

Untuk mewujudkan visi ambisius tersebut, total anggaran yang digelontorkan mencapai angka fantastis sebesar 115,6 miliar won, yang bersumber dari alokasi gabungan dana nasional, daerah, serta berbagai instrumen pendanaan khusus.

Rincian pendanaan tersebut meliputi anggaran dari pemerintah pusat sebesar 210,3 miliar won, dana khusus sebesar 415 miliar won, anggaran provinsi Gangwon sebesar 215,8 miliar won, serta kontribusi dari anggaran kabupaten Hongcheon sebesar 314,9 miliar won.

Pelaksanaan pembangunan megaproyek ini dipercayakan kepada konsorsium lembaga terkemuka yang bertindak sebagai instansi pelaksana, yaitu Gangwon Technopark, Scripps Korea Antibody Institute, serta Institut Imunologi Sistem Universitas Nasional Seoul.

Guna memastikan efektivitas pembangunan, proyek ini dibagi secara sistematis ke dalam dua tahap utama yang mencakup penciptaan basis riset, fasilitas pendukung, hingga penyediaan infrastruktur lingkungan dan perumahan bagi para pekerja.

Pada Tahap 1, fokus diarahkan pada pembentukan infrastruktur riset inti yang meliputi pembangunan Pusat Dukungan Pengembangan Terapi Antikörper Netralisasi, Pusat Dukungan Pengembangan Bahan Terapi Antikörper Imun, serta Pusat Respons Cepat Penyakit Menular Masa Depan.

Sementara itu, Tahap 2 memperluas cakupan proyek ke arah peningkatan kualitas hidup dan penunjang bisnis, termasuk pembangunan pusat dukungan terpadu, fasilitas rekreasi, taman terbuka, serta perumahan bahagia atau asrama sebanyak 27 unit bagi para pekerja.

Tidak hanya berhenti pada fasilitas fisik, kawasan ini juga dilengkapi dengan Antibody Industry Business Center yang menyediakan ruang sewa khusus bagi perusahaan serta program akselerasi pertumbuhan industri bio yang didukung langsung oleh pemerintah.

Berdasarkan Rencana Strategis Pengembangan Wilayah hingga tahun 2030, Hongcheon telah menetapkan target terukur untuk menjadi pusat inovasi industri bio canggih di Provinsi Gangwon dengan menarik 50 perusahaan bio, menyerap 300 tenaga kerja, dan mendongkrak pertumbuhan populasi hingga 685 jiwa.

Ekosistem bisnis di kawasan ini juga dirancang dengan strategi hilirisasi yang sangat komprehensif, mulai dari tahap penelitian dasar dan perolehan bahan, optimalisasi dan pengembangan zat, pengujian praklinis pada hewan, hingga uji klinis pada manusia.

Hingga saat ini, puluhan perusahaan ventura bio terkemuka serta lembaga riset strategis telah tercatat aktif bergabung dan mendirikan fasilitas riset maupun kantor pusat mereka di dalam klaster ini, bekerja sama erat dengan jaringan industri global.

Dengan dukungan regulasi istimewa seperti insentif pajak melalui status Kawasan Kesempatan Berkembang (Opportunity Development Zone) serta program pendanaan ventura yang kuat, Hongcheon kini siap memimpin masa depan industri farmasi dan kesehatan Korea Selatan di kancah internasional.


SKAI: Benteng Riset Bioteknologi dan Terapi Antibodi Masa Depan di Korea Selatan

Sebelumnya

Lucy Kim Jelaskan Kunci Roopin Korea Merambah Estonia Hingga Indonesia

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Tech