post image
KOMENTAR

Pesawat Jet2 dengan nomor penerbangan LS1239 dari Birmingham, Inggris, ke Antalya, Turki, hari Selasa lalu (23/8) mengalami kejadian yang tak biasa yang bisa berujung bencana. Salah seorang pilotnya pingsan di ketinggian 30 ribu kaki tak lama setelah turbukensi ringan.

Pesawat akhirnya dialihkan dan mendarat di Thessaloniki, Yunani.

Semua anggota awak pesawat dan penumpang di dalam pesawat dilaporkan selamat, dan penyimpangan tersebut dilaporkan oleh maskapai sebagai tindakan pencegahan yang diambil oleh pilot.

Seorang awak pesawat pengganti diterbangkan ke Thessaloniki untuk melanjutkan penerbangan ke Antalya. Penumpang tertunda lebih dari delapan jam dan diberi voucher makan sambil menunggu di bandara.

Pilot yang pingsan telah dilaporkan selamat. Pihak maskapai menyatakan bahwa seorang pilot merasa tidak enak badan, sehingga co-pilot dialihkan sebagai tindakan pencegahan. Awak pesawat disambut oleh petugas medis darurat di bandara.

Meskipun respon cepat dari maskapai, penumpang tertunda selama lebih dari delapan jam. Setiap penumpang menerima total empat voucher makan selama berada di bandara.

Maskapai tidak mengganti penumpang untuk penerbangan karena kebijakan penggantian biaya Jet2 secara eksplisit menjelaskan bahwa itu tidak mengkompensasi penundaan yang disebabkan oleh keadaan darurat medis.

"Penerbangan LS1239 dari Birmingham ke Antalya dialihkan ke Bandara Thessaloniki sebagai tindakan pencegahan pada Selasa (23 Agustus) karena salah satu pilot merasa tidak enak badan. Kru pengganti diterbangkan ke Thessaloniki sehingga kami bisa mendapatkan pelanggan dalam perjalanan mereka ke Antalya pada saat yang sama,” ujar salah seorang jurubicara maskapai.

"Kami mengomunikasikan hal ini kepada pelanggan kami sesegera mungkin, dan tim kami bekerja sangat keras untuk menjaga semua orang. Kami ingin meminta maaf kepada siapa pun yang terkena dampak penundaan tak terduga ini,” sambungnya.

Dalam beberapa bulan terakhir sejumlah kasus pilot kelelahan dalam penerbangan telah dilaporkan. Pekan lalu sebuah penerbangan Ethiopian Airlines melintasi bandara tujuan karena kedua pilot tertidur. Pilot dibangunkan oleh alarm di kokpit dan berhasil melakukan pendaratan yang aman. Kejadian seperti inilah yang menjadi alasan berbagai kelompok menyelidiki masalah ini.


Airbus Optimalkan Air-to-Air Refueling Otomatis Malam Hari

Sebelumnya

Amfibi Berbadan Besar Buatan China Lulus Ujian Suhu dan Kelembaban Tinggi

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel AviaNews