Kedutaan Besar Palestina di Indonesia menyampaikan belasungkawa atas gugurnya tiga prajurit TNI yang bertugas di misi PBB UNIFIL di Lebanon dalam serangan yang terjadi Minggu malam dan Senin siang kemarin.
Tiga prajurit TNI yang tewas itu adalah adalah Mayor Zulmi Aditya Iskandar (33), Sersan Satu Muhammad Nur Ichwan (25), dan Kopral Farizal Rhomadhon (27).
Selain itu, lima prajurit TNI lainnya terluka dalam serangan terhadap konvoi logistik. Mereka adalah Kapten Sulthan Wirdean Maulana, Kopral Rico Pramudia, Kopral Arif Kurniawan, Kopral Bayu Prakoso, dan Prajurit Deni Rianto.
“Kedutaan Besar Palestina di Indonesia menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada Presiden, pemerintah, dan rakyat Indonesia atas gugurnya tiga prajurit pahlawan di wilayah Lebanon. Kami juga menyampaikan belasungkawa yang tulus dan simpati yang mendalam kepada keluarga almarhum,” tulis Duta Besar Palestina Abdalfatah A.K. Alsattari dalam keterangan yang diterima redaksi Zona Terbang.
“Pengorbanannya akan selalu dikenang sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan, kami menegaskan bahwa kami adalah satu bangsa, dan kekuatan kami terletak pada kebersamaan dalam membela tujuan bersama serta menegakkan keadilan. serta menjadi bukti atas peran kemanusiaan Indonesia yang sangat terhormat bagi para pahlawan yang terluka,” sambung Dubes Alsattari.
Dia mengutip surat Al Baqarah ayat 154 yang artinya, “Dan janganlah kamu mengatakan orang-orang yang terbunuh di jalan Allah (mereka) telah mati. Sebenarnya (mereka) hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya.”
Dalam keterangan itu, Kedutaan Besar Negara Palestina untuk Indonesia juga mengecam keras serangan udara terhadap markas pasukan perdamaian Indonesia yang dilakukan oleh penjajah Israel.
“Yang mengakibatkan gugurnya tiga pahlawan mulia yang menjadi kebanggaan kami dan seluruh masyarakat merdeka di dunia,” sambungnya.
“Kami memohon kepada Allah SWT agar melimpahkan rahmat dan ampunan-Nya yang luas kepada mereka, menempatkan mereka d i surga-Nya yang lapang, serta merahmati arwah para pahlawan dan syuhada yang telah berkorban demi perdamaian dan kemanusiaan. Dan kami juga memohon kepada Allah SWT agar memberikan kesabaran dan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan,” demikian Dubes Alsattari.




KOMENTAR ANDA