Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI
YERBA Mate, minuman jamu tradisional Amerika Selatan yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di Argentina, Paraguay, Uruguay, dan Brasil selama berabad-abad. Minuman jamu ini tidak hanya dikenal karena rasanya yang unik, tetapi juga karena sejarah dan kebudayaanya yang kaya.
Di Indonesia, Yerba Mate dapat disetarakan dengan minuman jamu Beras Kencur, Temulawak, Pegal Linu, Tujuh Angin, Buyung Upik, Purwoceng dll.
Yerba Mate berasal dari suku Guarani, penduduk asli Amerika Selatan yang pertama kali menggunakan daun mate sebagai minuman ritual dan pengobatan. Suku Guarani percaya bahwa Yerba Mate memiliki kekuatan spiritual dan dapat menyembuhkan berbagai penyakit.
Ketika Jesuit tiba di Amerika Selatan, mereka mempopulerkan Yerba Mate di seluruh wilayah dan mengembangkan industri mate. Suku Guarani adalah masyarakat yang kaya akan tradisi, musik, dan tarian. Mereka memiliki bahasa sendiri, yaitu bahasa Guarani, yang kini menjadi bahasa nasional Paraguay.
Film The Mission (1986) yang disutradarai Roland Joffe serta dibintangi Jeremy Irons. Roberto de Niro dan Liam Neeson menggambarkan kehidupan suku Guarani dan perjuangan mereka melawan penjajah Spanyol dan Portugis. Film ini juga menunjukkan bagaimana Jesuit memainkan peran penting dalam melestarikan kebudayaan Guarani.
Jesuit mengembangkan industri mate dan melestarikan peradaban Guarani. Mereka mendirikan misi di wilayah Guarani dan mengajarkan agama Katolik sambil mempertahankan kebudayaan lokal. Hasilnya, agama khas Guarani yang menggabungkan unsur Katolik dan kepercayaan tradisional lahir.
Jesuit juga memainkan peran penting dalam mengembangkan pendidikan dan kesehatan di wilayah Guarani. Warisan Jesuit masih dapat dilihat dalam arsitektur, seni, agama dan kebudayaan Guarani hingga hari ini. Pada hakikatnya Jesuit dan Guanari membuktikan bagaimana agama dan kebudayaan dapat bersinergi demi menciptakan mahakarya peradaban yang kreatif, inovatif dan unik.
Yerba Mate kini menjadi minuman jamu populer di Amerika Selatan dan dunia. Manfaat kesehatannya yang unik, seperti meningkatkan energi, konsentrasi, dan antioksidan, membuatnya menjadi pilihan yang populer di kalangan masyarakat.
Tradisi minum jamu Yerba Mate juga menjadi simbol persahabatan dan kebersamaan antar bangsa dan negara Tidak kurang dari almarhum Sri Paus Fransiskus dan sang mahabintang sepakbola Lionel Messi adalah para penggemar fanatik minuman jamu Yerba Mate.
Kedua beliau sebagai warga Argentina, giat memperkenalkan warisan kebudayaan Guarani tersebut ke seluruh dunia. Kita harus terus menghargai, melestarikan dan mengembangkan warisan peradaban untuk generasi yang akan datang.
Di masa kini, Argentina, Paraguay, Uruguay dan Brazil bersatupadu menominasikan Yerba Mate ke UNESCO demi diakui sebagai warisan kebudayaan dunia seperti halnya jamu yang telah resmi diakui UNESCO sebagai warisan kebudayaan dunia pada awal Desember 2023.




KOMENTAR ANDA