Suasana meriah dalam gelaran Gunfighter Skies Air Show di Pangkalan Angkatan Udara Mountain Home, Idaho, mendadak berubah menjadi kepanikan. Dua jet tempur EA-18G Growler yang tergabung dalam Growler Demonstration Team terlibat dalam insiden tabrakan di udara (mid-air collision). Peristiwa mengejutkan ini langsung menghentikan seluruh rangkaian acara kedirgantaraan tersebut.
Dua pesawat yang mengalami kecelakaan tersebut diketahui berasal dari Skuadron Serangan Elektronik 129 (VAQ-129) yang berjuluk “Vikings”. Beruntung, dalam situasi mencekam tersebut, seluruh kru yang berjumlah empat orang dari kedua pesawat dilaporkan berhasil melakukan ejeksi keselamatan (ejection) sesaat setelah benturan terjadi.
Detik-detik menegangkan dari kecelakaan ini berhasil direkam secara utuh oleh seorang fotografer bernama Shane Odgen. Ia mengabadikan seluruh urutan kejadian, mulai dari detik-detik benturan hingga momen menegangkan ketika para kru melontarkan diri dari kokpit. Video tersebut awalnya diunggah di platform Facebook sebelum akhirnya menyebar luas dan viral di berbagai media sosial.
Berdasarkan rekaman video yang beredar, pergerakan kinematika sebelum tabrakan terlihat sangat luar biasa dan nyaris tidak dipercaya. Kedua jet EA-18G Growler tersebut awalnya tampak terbang dalam posisi yang sangat dekat selama demonstrasi udara. Ketika keduanya saling memusatkan posisi, pesawat pemimpin terlihat melakukan manuver berbelok yang berujung pada kontak fisik antar-pesawat.
Setela
benturan terjadi, kedua jet tempur tersebut tampak menanjak dengan tajam secara mendadak (pitch up). Tak lama kemudian, kedua pesawat kehilangan kendali dan mulai merosot jatuh secara drastis. Dalam rekaman, kedua jet sempat terlihat seperti saling tersangkut, meskipun efek visual tersebut kemungkinan besar dipengaruhi oleh kompresi lensa, sudut pandang, serta distorsi video.
Sesaat setelah kehilangan kendali total, keempat kru pesawat langsung mengaktifkan kursi lontar mereka. Serangkaian foto yang beredar di internet juga memperlihatkan kondisi kedua pesawat Growler yang rusak parah bersamaan dengan parasut para kru yang mengembang di udara tepat setelah proses ejeksi berhasil dilakukan.
Pihak otoritas memastikan bahwa dua pesawat yang terlibat dalam insiden ini memiliki nomor registrasi EA-18G 168895 dengan kode “NJ-502” dan EA-18G 168252 dengan kode “NJ-540”. Akibat insiden yang terjadi sekitar dua mil di sebelah barat laut pangkalan tersebut, seluruh sisa jadwal pertunjukan udara langsung dihentikan dan dibatalkan demi keamanan.
Growler Demo Team sendiri dibentuk oleh Angkatan Laut AS di NAS Whidbey Island, Washington, pada tahun 2020 di bawah naungan skuadron VAQ-129 yang bertanggung jawab atas pelatihan seluruh penerbang EA-18G Growler. Skuadron elit yang berskala internasional ini diketahui memiliki total 55 armada jet tempur sebelum insiden kecelakaan di Idaho ini terjadi.




KOMENTAR ANDA