Lionel Messi akhirnya buka suara setelah mengalami kekecewaan mendalam menyusul kegagalan tim nasional Argentina merengkuh trofi juara Piala Dunia. Dalam pertandingan final yang berlangsung di MetLife Stadium tersebut, langkah Albiceleste harus terhenti di tangan timnas Spanyol.
Pertandingan puncak yang mempertemukan dua raksasa sepak bola dunia ini berjalan sangat ketat dan penuh ketegangan. Argentina harus berjuang dengan 10 pemain di lapangan setelah Enzo Fernandez diganjar kartu merah akibat pelanggaran keras yang dilakukannya.
Spanyol berhasil memanfaatkan keunggulan jumlah pemain tersebut secara optimal menjelang akhir laga. Gol tunggal kemenangan La Roja dicetak oleh Ferran Torres yang masuk sebagai pemain pengganti dan memastikan negaranya keluar sebagai juara dunia.
Kekalahan ini meninggalkan luka yang teramat dalam bagi sang kapten sekaligus megabintang Argentina. Pemain berusia 39 tahun tersebut terlihat sangat terpukul, bahkan tak kuasa menahan air matanya saat peluit panjang dibunyikan di hadapan para penonton.
Melalui akun media sosial pribadinya, peraih delapan penghargaan Ballon d’Or ini menyampaikan curahan hatinya kepada publik. Ia mengungkapkan rasa sakit yang luar biasa atas kegagalan membawa negaranya mempertahankan mahkota juara dunia.
“Rasa sakit ini sangat luar biasa, dan luka ini akan butuh waktu untuk sembuh,” tulis Lionel Messi dalam unggahan di akun Instagram miliknya.
Meski diliputi kekecewaan yang mendalam, mantan bintang Barcelona dan Paris Saint-Germain ini mencoba melihat sisi positif dari perjalanan timnya. Ia mengenang bagaimana skuad asuhan pelatih Argentina berjuang mati-matian membalikkan keadaan di laga-laga sebelumnya.
“Tetapi saya juga memegang erat semua hal baik... Pertandingan-pertandingan yang berhasil kami balikkan dengan mengerahkan segalanya—momen-momen yang akan tetap berada dalam ingatan kita selamanya—serta dukungan dari seluruh negeri,” tambah Messi dalam pesannya.
Perjalanan Argentina menuju partai final memang diwarnai berbagai drama, termasuk kemenangan dramatis saat melawan Inggris di babak semifinal. Kendati gagal di laga pamungkas, ia tetap mengapresiasi pencapaian luar biasa rekan-rekan setimnya yang mampu melangkah ke dua final Piala Dunia secara berturut-turut.
Di akhir pesannya, pemain yang pernah merengkuh juara dunia pada tahun 2022 di Qatar tersebut tetap berbesar hati memberikan ucapan selamat kepada sang juara baru.
“Saya juga ingin mengucapkan selamat kepada Spanyol karena telah memenangkan kejuaraan ini,” tutupnya.



KOMENTAR ANDA