post image
Ilustrasi: ZonaTerbang
KOMENTAR

Oleh: Jaya Suprana, Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan

AKHIRNYA DC punya superhero yang benar-benar "manusiawi". Bukan karena bisa terbang atau tembus pandang. Tapi karena giginya tidak sempurna.

Milly Alcock, aktris Australia yang dikenal sebagai Rhaenyra Targaryen muda, kini naik kelas jadi Kara Zor-El alias Supergirl. Sayangnya, sorotan dunia tidak tertuju pada jubah merahnya nan persis Superman. Sorotan tertuju ke barisan gigi atas-depan. Cenderung tongos.

TIM PRO: "GIGI SUPERGIRL REVOLUSIONER"

1. Anti Standar Hollywood
Akhirnya ada superhero yang giginya tidak rata kayak pagar rumah minimalis. Selama ini para superhero perempuan semisal Wonder Woman, Black Widow, Scarlet Witch, Storm, Jane Grey, Catwoman, bahkan She-Hulk. semua senyumnya disikat whitening serta dilapis veneer. Milly datang bawa gigi "apa adanya". Ini bukan cacat. Ini representasi. Ini demokrasi dental.

2. Charm Point
Coba lihat lagi pas dia ketawa. Gigi depannya miring dikit, sekitar 45 derajat dari pakem kecantikan. Justru itu yang bikin dia nggak keliatan kayak AI. Dia keliatan kayak tetangga kita yang suka minjemin gula.

3. Simbol Kerendahan Hati
Bayangin: bisa selamatkan dunia, tapi tetap pede nunjukin gigi natural. Lebih relatable daripada Superman yang dari Krypton aja udah glowing.

Fans Tim Pro bilang: "Mereka bakal bully dia suruh veneer. Pas dia veneer, mereka bakal bully lagi karena munafik." Netral.

TIM KONTRA: "INI SUPERGIRL ATAU CHA-KA?"

1. Ganggu Fokus Sinematik
Lagi adegan dramatis mau nangis, kamera close-up... eh mata kita malah ke gigi. Sutradara pasti bingung. Mau bikin sedih apa mau bikin stand up comedy?

2. Tidak "Supergirl" Banget
Namanya juga Supergirl. Harusnya super semua. Rambut super. Otot super. Gigi super rata. Ini basic. Netizen X sampai bikin meme: mirip Sid dari Toy Story. Kejam? Iya. Fakta? Terserah.

3. Alasan Untuk Tidak Nonton
Ada yang komen: "Demi kesehatan mental saya, saya skip film ini." Alasannya bukan karena ceritanya. Bukan karena CGI. Karena gigi.

Setelah 2 jam menonton, saya menyimpulkan: gigi Milly Alcock tidak menyelamatkan Metropolis. Tapi juga tidak menghancurkannya.

Tidak ada operasi gusi. Tidak ada behel alias kawal gigi. Hanya gigi natural milik seorang insan perempuan umur 25 tahun yang tidak merasa perlu ke dokter gigi karena sudah percaya diri sembari sibuk syuting di Westeros dan sekarang  DC.

Hollywood sudah terlalu lama menjual kesempurnaan palsu. Kalau sekarang ada 1 superhero yang giginya miring, dan itu jadi heboh sedunia... mungkin masalahnya bukan di giginya. Mungkin masalahnya di kita yang terlalu lama nonton filter.

Jadi, mau pro atau kontra? Kalau dia bisa mengangkat mobil pakai satu tangan, rasanya kita bisa mentolerir 2 atau 3 gigi yang agak bandel.

Skor akhir: 5 : 5 tanpa pemerpanjangan waktu . Poin dikurangi karena bikin netizen heboh polemik. Poin ditambah karena bikin kita ngaca dan sadar gigi kita sendiri termasuk saya juga tidak rata-rata amat. Maka mohon maaf jika nada artikel review satir ini agak defensif.


Bisma Dewabrata

Sebelumnya

T’Agrachullo: Mahakarya Hidrologi Wari

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Jaya Suprana