post image
Foto: SimpleFlying
KOMENTAR

Pesawat legendaris Boeing 757-200 milik maskapai Icelandair yang terkenal dengan corak (livery) bertema Northern Lights resmi mengakhiri masa tugasnya dan telah dibongkar. Meski wujud utuh burung besi ini tak lagi menghiasi angkasa, warisannya tetap hidup berkat proyek daur ulang unik yang mengubah badan pesawatnya menjadi gantungan kunci edisi terbatas.

Inisiatif tersebut diwujudkan oleh perusahaan daur ulang pesawat asal Jerman, Aviationtag. Perusahaan ini merilis 25.000 gantungan kunci eksklusif yang dipotong langsung dari bagian fuselage (badan pesawat) TF-FIU, yang kini dijual kepada para pecinta kedirgantaraan dunia melalui situs resminya mulai dari harga €39,95 atau sekitar Rp700 ribuan.

Pesawat dengan kode registrasi TF-FIU dan dinamai "Hekla Aurora" tersebut pensiun kurang dari setahun lalu, dengan penerbangan perpisahan resminya berlangsung pada 12 Oktober 2025. Rentang waktu pembongkaran yang tergolong sangat singkat ini mencuri perhatian, mengingat banyak armada pensiun biasanya disimpan bertahun-tahun di "kuburan pesawat" sebelum akhirnya dibongkar.

Proses pemanfaatan kembali material pesawat ini dimulai pada Juni 2026 di Lleida, Spanyol, lokasi tempat armada tersebut diparkir. Di bawah sengatan cuaca ekstrem yang melampaui 40 derajat Celsius, tim Aviationtag memotong ratusan panel kulit bodi pesawat berhias corak aurora yang khas tersebut.

Potongan-potongan badan pesawat itu kemudian dikirim ke fasilitas produksi mereka di pinggiran kota Cologne, Jerman. Di sana, logam pesawat dipotong menjadi ukuran gantungan saku yang rapi dan diukir menggunakan laser untuk menyematkan nomor seri unik pada setiap unitnya.

Salah satu pendiri Aviationtag, Tobias Richter, mengungkapkan bahwa pesawat seperti Hekla Aurora sangat istimewa dan jarang ditemui. Menurutnya, corak unik, sejarah panjang, serta keterikatan emosional para penggemar penerbangan terhadap armada ini menjadi dorongan kuat bagi mereka untuk memastikan sebagian fisiknya tetap lestari.

Kendati sangat melekat dengan identitas Icelandair, perjalanan pesawat bernomor seri manufaktur (MSN) 26243 ini sejatinya bermula di Spanyol saat dipesan maskapai Iberia pada tahun 1990 dan terbang perdana pada April 1994. Setelah sempat memperkuat armada Air Europa, jet komersial ini baru resmi bergabung dengan armada Icelandair pada April 2004.

Pesona TF-FIU baru benar-benar meledak pada 2014 setelah diterbangkan ke Norwich, Inggris, untuk dicat ulang dengan balutan tema keindahan langit malam dan cahaya aurora borealis khas Islandia. Sejak saat itu, Hekla Aurora menjelma menjadi buruan favorit para pemburu foto pesawat (planespotter) di seluruh penjuru Eropa dan Amerika Utara.

Berdasarkan data operasional dari ch-aviation per akhir Juli 2025, pesawat berkapasitas 183 penumpang (22 kelas bisnis dan 161 ekonomi) ini telah mencatatkan 80.059 jam terbang dan menyelesaikan 29.217 penerbangan. Rata-rata durasi setiap perjalanannya tercatat sekitar dua jam 44 menit di berbagai rute transatlantik maupun Eropa.

Setelah serangkaian penerbangan perpisahan ke Roma dan Kopenhagen, TF-FIU menuntaskan penerbangan terakhirnya dari Keflavík menuju Bandara Lleida pada 6 November 2025. Rekaman pembongkaran bodi pesawat menggunakan alat berat sempat viral di media sosial baru-baru ini, namun kini pecintanya tetap bisa menyimpan sepotong kenangan aurora tersebut langsung di saku mereka.


Pesawat Turun Cepat Akibat Tekanan Kabin Rusak, Terpaksa Mendarat Darurat di Las Vegas

Sebelumnya

Bikin Onar, Layne Lundeen Dilakban di Kursi Pesawat American Airlines

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel AviaNews