Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI
JIKA manusia bisa menjadi Superman atau Superstar maka ada serangga yang disebut sebagai Superorganisme yaitu semut. Bahkan dewa utama mitologi Yunani, Zeus dalam giat mengejar perempuan sempat menyamar sebagai semut.
Semut disebut superorganisme karena sebuah koloni semut berperilaku sebagai “makhluk raksasa” yang punya banyak tubuh. Individu semut tidak bisa hidup sendiri, tetapi kalau hidup bersama sebagai sebuah koloni, mereka menjadi sistem kecerdasan luar biasa kompleks.
Beberapa karakter superorganisme antara lain adalah:
1. Spesialisasi tugas selayaknya organ tubuh
- Ratu = organ reproduksi, tugasnya cuma bertelur
- Semut pekerja = kaki, tangan, mulut koloni. Ada yang mencari makan, merawat bayi, membangun sarang dan lain-lain tugas sosial.
- Semut prajurit = sistem imun dan tentara, menjaga sarang dari musuh . Satu semut mati tidak masalah, seperti manusia kehilangan satu sel kulit. Tapi kalau ratu mati, koloni bubar.
2. Komunikasi & keputusan kolektif
Mereka pakai feromon sebagai “WhatsApp kimia”. Bisa mengirim informasi tentang jalur makanan, mara bahaya, minta tolong. Keputusan pindah sarang atau menyerang diambil bersama lewat sinyal, bukan komando satu pemimpin.
3. Berbagi sumber daya
Makanan dibagi lewat trofalaksis = muntah-muntahan mulut ke mulut. Jadi perut sosial. Koloni yang kenyang adalah kebersamaan, bukan individu.
4. Bisa “berevolusi” sebagai koloni
Kalau lingkungan berubah, koloni yang adaptif bertahan. Individu nggak penting, yang penting DNA koloni lanjut lewat ratu baru. Semut tidak punya darah dan telinga.
Keistimewaan semut sebagai superorganisme:
5. Kekuatan Super
Bisa mengangkat 10-50x berat tubuhnya. Kalau manusia sekuat semut, kita bisa angkat mobil.
6. Petani & Peternak
- Semut jamur di Amerika sudah bertani jamur 50 juta tahun lalu, jauh sebelum manusia.
- Semut penggembala memelihara kutu daun seperti sapi untuk diperah cairan manisnya.
7. Arsitek Jenius
Sarangnya punya ventilasi, ruang bayi, lumbung, tempat sampah. Semut _weaver_ bikin sarang dari daun yang “dijahit” pakai sutra larva. Suhu sarang bisa stabil padahal di luar panas 40°C.
8. Sistem Jalan Raya Terefisien
Jalur feromon semut selalu menemukan rute terpendek ke makanan. Algoritmanya ditiru manusia buat atur lampu lalu lintas & jaringan internet.
9. Perbudakan
Semut Polyergus nyerang sarang lain, culik larva, dijadiin budak buat kerja di koloninya.
10. Umur Koloni Panjang
Ratu semut bisa hidup 15-30 tahun. Koloninya bisa lebih tua dari pohon. Ada koloni semut Jepang umurnya lebih dari100 tahun.
11. Juara Biomassa
Total berat semua semut di bumi kira-kira sama dengan total berat semua manusia. Lebih dari 20.000 triliun semut hidup sekarang di planet bumi terdiri lebih dari 12.000 species.
12. Rela Mati Demi Koloni
Semut Camponotus saundersi_mampu meledakkan diri, memuncratkan cairan racun pembunuh musuh. Namanya “autothysis” alias pengorbanan total.
13 Super Politik tanpa demokrasi, pemilu, demo, rapat, DPR apalagi MK , terbukti semut mampu berjaya membangun koloni yang berdaulat penuh secara rapih hirarkis.
Intinya lemah sendirian, namun menjadi “monster” jika bersatu adalah definisi superorganisme. Semut paling ganas dan bengis adalah semut Marabunta alias semut tantara.
Marabunta adalah sebutan lokal untuk semut tentara genus Dorylus di Afrika.
Di Amerika ada kerabatnya Eciton burchellii. Ciri mereka sama yaitu tidak punya sarang permanen, hidup nomaden, dan berburu rame-rame dalam jumlah jutaan. Satu koloni bisa 20 juta semut.
Pada saat pindah atau berburu, mereka bentuk kolom selebar 20 meter seperti sungai hitam yang mengalir. Semua serangga, kalajengking, bahkan ular kecil yang ketemu langsung dikeroyok.
Prajurit Marabunta punya mandibula besar. Gigitannya sangat kuat sampai suku Masai di Afrika menggunakan semut marabunta untuk menjahit luka. Tempelkan semut Marabunta ke luka, biar gigit, terus badannya dipelintir sampai kepalanya ketinggalan jadi jahitan alami.
Mereka buta total. Navigasi pakai feromon. Tapi kalau manusia menginjak kolomnya, dalam detik mereka berkerumun naik ke kaki. Gigitannya sakit, kayak ditusuk jarum, dan bisa ratusan sekaligus. Malam hari, mereka tidak bikin sarang di tanah. Ratusan ribu semut pekerja bergandengan pakai kaki bikin bola raksasa melindungi ratu & larva di tengah koloni. Besok pagi bubar, jalan lagi.




KOMENTAR ANDA