Singapura telah menunjukkan bagaimana Taylor Swift dapat menggerakkan ekonomi kawasan. Thailand bergerak dengan Tomorrowland. Maka Indonesia tidak boleh hanya menjadi penonton.
Bali mampu bersaing. Bahkan, Bali bisa menawarkan sesuatu yang lebih lengkap: konser kelas dunia, pengalaman budaya, alam yang indah, hospitality Indonesia, kuliner, wellness, desa wisata, dan multiplier effect yang langsung dirasakan rakyat.
Kini saatnya Bali berani menjadi panggung musik dunia. Bukan hanya sebagai tempat orang datang untuk berlibur. Bukan hanya sebagai destinasi yang indah untuk dikenang. Tetapi sebagai pusat music tourism Asia yang membawa devisa, pekerjaan, kebanggaan nasional, dan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia.




KOMENTAR ANDA