post image
KOMENTAR

Oleh: Joko Intarto, Wartawan Senior

GAYUNG bersambut. Gagasan untuk menghimpun dana wakaf melalui penjualan Emas Muktamar dalam rangka memeriahkan Muktamar ke-49 Muhammadiyah pada 2027 mendatang segera direspons Galeri 24 Pegadaian. "Kami siap menjadi mitra WakafMU," kata Lefni Indria melalui telepon tadi pagi.

Nama Lefni sebelumnya tidak tersimpan dalam daftar kontak ponsel saya. Bagaimana ia bisa menghubungi saya? "Saya mendapat referensi dari Pak Yusuf," jawabnya.

Saya lalu membuka pesan-pesan yang masuk di ponsel. Rupanya ada satu pesan WhatsApp yang belum saya baca. "Saya sedang cuti. Lagi pula, sekarang saya bertugas di bidang audit. Nanti Bapak akan dihubungi oleh Ibu Lefni dari Galeri 24," tulis Yusuf.

Dari mana Yusuf mengenal saya? Rupanya ia mendapat referensi dari Arifmon, mantan Direktur Utama Galeri 24, yang memang saya kenal dengan baik.

Begitulah proses komunikasi di era digital. Orang yang semula tidak saling mengenal akhirnya bisa terhubung karena ketertarikan pada sebuah gagasan. "Kapan kami bisa memperkenalkan produk-produk kami kepada WakafMU? Kami akan menyiapkan berbagai produk berbasis emas yang kreatif dan inovatif," lanjut Lefni.
"Boleh diceritakan produk-produknya?" tanya saya.

Ternyata, produk yang dapat ditawarkan Galeri 24 jauh lebih banyak daripada yang saya bayangkan. Awalnya saya hanya membayangkan dua produk, yaitu kartu ucapan emas dan koin emas. Ternyata masih ada beberapa pilihan lain yang dapat dijadikan suvenir Muktamar, seperti kartu e-toll emas dan kartu identitas peserta berbahan emas.

Koin Emas Muktamar

Berbeda dengan kartu ucapan emas, Koin Emas Muktamar merupakan koin emas dengan desain khusus pada kedua sisinya. Salah satu sisi, misalnya, memuat logo Muhammadiyah. Sisi lainnya menampilkan logo Muktamar ke-49 berikut tema, waktu, dan tempat penyelenggaraannya.
Karena desain dicetak langsung pada keping emas, produk ini dapat dipasarkan dalam denominasi yang lebih besar, misalnya mulai 5 gram. "Konsekuensinya, harga jual menjadi lebih mahal. Namun, produk ini sangat eksklusif karena diproduksi terbatas dan hanya dibuat untuk menyambut Muktamar," terang Lefni. (Lihat Foto 1).

Kartu Ucapan Emas Muktamar

Kartu ucapan emas merupakan produk yang sedang tren. Masyarakat banyak membelinya sebagai pengganti kado atau uang tunai untuk berbagai acara, seperti ulang tahun maupun pernikahan.

Pada dasarnya, kartu ucapan emas terdiri atas dua bagian, yaitu cover dan keping emas. Cover itulah yang nantinya dicetak secara digital dengan desain bertema Muktamar ke-49 Muhammadiyah. Jadilah sebuah produk baru bernama Kartu Ucapan Emas Muktamar. (Lihat Foto 2).

Keping emas pada kartu ucapan ini dapat dibuat dalam beberapa denominasi, mulai dari 0,01 gram. Dengan demikian, harga jualnya tetap terjangkau."Keterjangkauan harga sangat penting agar semakin banyak warga Muhammadiyah yang berminat membelinya sebagai kenang-kenangan yang bernilai," kata Lefni.

Kartu e-Toll Emas Muktamar

Kartu e-toll telah menjadi kebutuhan bagi pemilik kendaraan roda empat atau lebih karena seluruh gerbang tol kini tidak lagi menerima pembayaran tunai. Untuk kebutuhan tersebut, Galeri 24 bekerja sama dengan bank penerbit kartu e-toll memproduksi kartu e-toll emas. "Khusus untuk menyambut Muktamar, desainnya dapat dibuat dengan tema spesial," ujar Lefni. (Lihat Foto 3).

Konsep yang sama juga dapat diterapkan pada kartu identitas peserta untuk memasuki arena maupun kegiatan tertentu. "Di Bogor, kartu identitas emas dengan kode khusus pernah digunakan untuk memverifikasi 5.000 peserta lomba lari. Konsep seperti ini juga dapat diterapkan di arena Muktamar dengan sedikit modifikasi," jelas Lefni.

Produk Emas Reguler

Selain berbagai produk unik tersebut, Lefni juga menawarkan produk emas reguler, yaitu emas dengan desain standar yang selama ini telah dikenal masyarakat. Produk ini ditujukan bagi masyarakat yang ingin membeli emas bukan untuk koleksi, melainkan untuk diwakafkan kepada Muhammadiyah melalui WakafMU.

Produk Emas untuk Lelang

Dalam berbagai kesempatan, PP Muhammadiyah kerap menggelar kegiatan lelang. Untuk kebutuhan tersebut, Galeri 24 juga siap menyediakan produk apabila WakafMU berencana mengadakan lelang pada saat Muktamar. "Misalnya, lelang koin emas dengan desain khusus yang hanya diproduksi sebanyak 100 keping," kata Lefni.

Kreativitas produk emas sebenarnya masih bisa dikembangkan lagi. Namun, menurut Lefni, inti persoalannya bukan hanya pada kreativitas produk. Kreativitas hanyalah salah satu bagian dari proses untuk membantu WakafMU menghimpun dana wakaf semaksimal mungkin. "Tugas kami adalah membantu WakafMU menyediakan produk yang dibutuhkan masyarakat sehingga gerakan wakaf dapat berjalan sukses," tutup Lefni.

Bagaimana, kawan?


Kasus Kafe de’Clan, Kejaksaan Agung Akhirnya Hormati Proses Hukum

Sebelumnya

Fadli Rumakefing Dukungh Polisi Ungkap Pencucian Uang Proyek Batu Bara PLTU

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Nasional