post image
Ilustrasi: ZonaTerbang
KOMENTAR

Oleh: Jaya Suprana, Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan 

DI dalam syair lagu Bengawan Solo terdapat kalimat “Mata Airmu dari Solo, Terkurung Gunung Seribu”. secara metaforik kalimat Mata Airmu dari Solo terkesan indah terkait nama Bengawan Solo.

Secara geografis jelas keliru karena Bengawan Solo bermata air bukan di Solo tetapi di Gunung Lawu. Meski kalimat “mengalir sampai jauh akhirnya ke laut” merupakan bukti bahwa Gesang memang sederhana tetapi jenius dalam menggubah melodi maupun lirik lagu!  Sementara rima “dari Solo” lebih selaras ketimbang “dari Gunung Lawu” .

Menarik adalah kesepakatan para arkeolog dan sejarawan bahwa  di kawasan Sungai Brantas ditemukan petilasan kerajaan Kahuripan, Kediri, Singosari dan Majapahit . Bahasa Sunda menggunakan kata awal CI sebagai nama sungai semisal sungai yang merupakan pusat  kehidupan kerajaan Tarumanegara dan Pakuan adalah Citarum. Sungai di kerajaan Banten disebut sebagai Cibanten.

Teluk Jakarta yang dahulu bernama Sunda Kelapa merupakan kawasan muara sungai Ciliwung. Di Kalimantan sungai Mahakam melintasi kerajaan Kutai yang dianggap tertua di Nusantara. Di Sumatra, kerajaan Sriwijaya dilintasi sungai Musi.

Sementara para arkeolog masih sengit berdebat tentang peradaban  sungai Amazon, seluruh dunia sudah sepakat bahwa Kefiraunan Mesir kuno dimungkinkan eksis karena dilintasi sungai Nil. Di sisi lain, Mekkong sebagai sungai terpanjang Asia Tenggara nyata menghadirkan peradaban kerajaan-kerajaan antara lain Funan (abad ke-1 - 6 M), Chenia (abad ke-6 - 8 M),  Khmer (abad ke-9 - 15 M),   Lan Xang (abad ke-13 - 18 M) dan  Siam (abad ke-13 - 19 M). 

Kerajaan-kerajaan yang berada di kawasan sungai Yamuna sebagai satu di antara anak sungai suci Gangga antara lain: Kura (abad ke-12 SM - abad ke-8 SM),  Vatsa (abad ke-8 SM-abad ke-6 SM), Surasena (abad ke-6 SM - abad ke-4 SM), Maurya (abad ke-4 SM - abad ke-2 SM) dan Gupta (abad ke-4 M - abad ke-6 M). Emperium Mughal juga berpusat di cekungan sungai Yamuna dengan Agra sebagai lokasi Shah Jahan membangun mausoleum Taj Mahal.

Dinasti-dinasti yang didirikan di kawasan sungai Kuning alias Huang Ho adalah Xi,  Shang, Zhou,  Qin dan Han. Sementara sungai Yang Tse sebagai satu di antara sungai terpanjang di China bahkan Asia, merupakan tempat lahirnya beberapa kerajaan China, antara lain Kerajaan Shu (abad ke-10 SM - 316 SM) dan Kerajaan Chu (abad ke-10 SM - 223 SM).

Sungai Yang Tse juga merupakan pusat ekonomi dan kebudayaan China, dengan kota-kota besar seperti Shanghai, Nanjing, dan Chongqing terletak di sepanjang sungai ini.  Sementara Beijing terletak di dekat sungai Yongding, yang merupakan anak sungai dari sistem sungai bukan Huang Ho atau Yang Tse tetapi Hai He.

Mesopotamia berasal dari bahasa Yunani, “meso” artinya “di antara” dan “potamos” artinya “sungai”. Maka Mesopotamia memang berarti "tanah di antara dua sungai", yaitu sungai Tigris dan sungai Eufrat, yang kini terletak di wilayah Irak.

Segenap fenomena itu merupakan bukti tak terbantahkan bahwa memang sungai subur melahirkan peradaban di planet bumi ini.

 


Psikologi Individual dan Psikologi Positif

Sebelumnya

Penangkapan Dua Komentator Pidato Presiden

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Jaya Suprana