post image
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Joko Widodo dan Prabowo Subianto.
KOMENTAR

Sedang ramai dibicarakan, hidup Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terancam. Entah dari mana, katanya ada informasi intelijen yang menyebut upaya pihak tertentu menghabisi Listyo. 

Disebutkan dalam “informasi A1” itu bahwa Listyo hendak dibunuh karena dinilai tegas dalam pemberantasan korupsi, dekat dengan ulama, dan melindungi civil society. 

Wartawan senior Edy Mulyadi tertawa mendengar informasi ini. Menurut Edy Mulyadi, narasi yang dibangun terlalu berlebihan alias lebay dan tidak masuk akal.

Edy Mulyadi juga mempertanyakan narasi Listyo tegas dalam memberantas korupsi. Ia menyinggung berbagai kasus internal di tubuh kepolisian yang pernah mencuat, mulai dari kasus narkoba yang melibatkan aparat hingga kasus pelanggaran berat yang menyeret sejumlah petinggi Polri. 

Narasi Listyo sebagai pemberantasan korupsi, kata Edy Mulyadi lagi, sangat tidak selaras dengan realitas penegakan hukum.

Melihat klaim intelijen yang disebar secara gratis ke ruang publik serta pujian berlebihan terhadap kinerja Kapolri, Edy Mulyadi menduga kuat bahwa narasi tersebut sengaja dibuat oleh lingkaran internal tertentu. Tujuannya, menurut Edy Mulyadi, tidak lain adalah untuk melakukan playing victim (berperan sebagai korban) demi mendulang simpati publik dan pengalihan isu.

Edy Mulyadi juga menyimak respons komentar dari warganet yang beragam atas informasi itu. Sebagian besar netizen tampak skeptis, menyebut informasi itu sebagai lelucon, drama politik, atau sekadar strategi menggiring opini publik untuk menutupi persoalan lain.

Di akhir pandangannya, Edy Mulyadi menyimpulkan bahwa isu ancaman pembunuhan terhadap Kapolri tersebut tidak logis dan meminta masyarakat agar tidak mudah percaya dengan narasi-narasi pencitraan yang dibangun di media sosial.


Peluncuran Buku Sumitro, Mukit Hendrayatno Dorong Pengusaha Nasional Jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Sebelumnya

Ketika Intelektualitas Kehilangan Kemanusiaan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Nasional