post image
Foto: SimpleFlying
KOMENTAR

Penerbangan komersial resmi kembali beroperasi di gerbang internasional utama Venezuela setelah hampir sepuluh pekan ditutup. Bandara Internasional Simón Bolívar (CCS) yang terletak di negara bagian pesisir La Guaira, sekitar 19 kilometer dari Caracas, dibuka kembali secara bertahap sejak Selasa menyusul perbaikan infrastruktur akibat bencana alam yang melumpuhkan wilayah tersebut.

Bandara tersebut mengalami kerusakan parah pada bagian landasan pacu, menara pengawas, serta fasilitas penumpang dan kargo setelah diguncang gempa beruntun bermagnitudo 7,2 dan 7,5 pada 24 Juni lalu. Bencana alam terdahsyat di Venezuela dalam lebih dari satu abad tersebut memakan korban jiwa lebih dari 6.500 orang dan menyebabkan sekitar 17.900 warga kehilangan tempat tinggal.

Kendati telah beroperasi kembali, operasional bandara masih jauh dari situasi normal. Seluruh proses pelayanan penumpang saat ini dialihkan ke terminal sementara yang didirikan di area parkir bandara, sementara pemerintah Venezuela memproyeksikan operasional awal baru mampu memulihkan sekitar 25 persen dari kapasitas sebelum gempa melanda.

Fasilitas terminal darurat tersebut dibangun di atas area seluas 10.000 meter persegi dengan kapasitas penanganan hingga 2.200 penumpang per hari. Terminal darurat ini telah dilengkapi meja lapor mandiri (check-in), ruang tunggu berpendingin udara, akses internet nirkabel, toilet, hingga pos layanan medis, di mana penumpang diantar menggunakan bus menuju pesawat karena pekerjaan rekonstruksi masih berlangsung di area lain.

Menteri Transportasi Francisco Garcés menjelaskan bahwa bandara telah melalui inspeksi keselamatan yang menyeluruh sebelum izin penerbangan komersial diterbitkan kembali. Ia menegaskan pemulihan akan dijalankan secara bertahap, dengan target peningkatan kapasitas mencapai 40 persen dalam beberapa bulan mendatang dan 60 persen pada akhir tahun atau awal tahun depan.

Pada fase awal pembukaan, bandara baru melayani tujuh penerbangan domestik dan empat penerbangan pulang-pergi internasional. Maskapai nasional Conviasa memulai penerbangan pagi menggunakan Airbus A340-600 menuju Santa Lucía di Meksiko, disusul maskapai regional asal Panama, Copa Airlines, serta maskapai Spanyol, Air Europa, yang langsung melayani rute internasional di hari pertama.

Sejumlah maskapai internasional lainnya turut mengonfirmasi pemulihan jadwal mereka secara bertahap. Air Europa mengaktifkan kembali rute Madrid–Caracas lima kali seminggu dengan Boeing 787-9, sementara Avianca kembali membuka rute harian ke Bogotá, yang nantinya akan ditingkatkan menjadi dua kali sehari seiring tersedianya slot kapasitas bandara.

Kembalinya maskapai asal Amerika Serikat juga menjadi sorotan penting, di mana American Airlines dijadwalkan melanjutkan layanan langsung rute Miami–Caracas mulai 7 September mendatang. Sebaliknya, United Airlines memilih langkah yang jauh lebih berhati-hati dengan menunda rencana pembukaan kembali rute Houston–Caracas hingga 12 Januari 2027.

Penutupan Bandara CCS selama lebih dari dua bulan sebelumnya memicu kekacauan konektivitas yang cukup parah karena Caracas tidak memiliki bandara penyangga terdekat yang memadai. Sejumlah maskapai sempat terpaksa mengalihkan penerbangan jarak jauh mereka ke bandara alternatif yang berjarak sangat jauh, seperti Bandara Valencia yang berjarak sekitar 160 kilometer hingga Bandara Barcelona yang berjarak 320 kilometer dari ibu kota.

Reaktivasi operasional parsial ini menandai langkah krusial dalam menyambungkan kembali akses Caracas dengan jaringan bisnis dan pasar luar negeri yang vital. Meskipun kapasitasnya masih sangat terbatas, pembukaan fasilitas per 1 September ini menjadi fondasi awal dari proses panjang pemulihan total konektivitas udara di Venezuela.


Truk Tangki Tabrak Sayap Boeing 747-8 Air China di Bandara JFK, Bahan Bakar Tumpah dan Penerbangan Dibatalkan

Sebelumnya

Demi Terbang Nonstop 22 Jam, Qantas Korbankan Kapasitas Penumpang dan Kargo

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel AviaNews